oleh

Pengadaan HP Ketua RT di Kelurahan Tanjung Menggunakan Nota Pesanan

Kota Bima, Kahaba.- Meski dana kelurahan belum dicairkan, Kelurahan Tanjung yang pertama membagikan HP Android untuk Ketua RT. pengadaan HP tersebut pun menggunakan nota pesanan, atau dibayarkan setelah anggaran cair. (Baca. Kelurahan Tanjung Salurkan Bantuan Handphone Android untuk RT)

Pengadaan HP Ketua RT di Kelurahan Tanjung Menggunakan Nota Pesanan
Lurah Tanjung saat menyerahkan Handphone Android secara simbolis pada Ketua RT. Foto: Eric

Kabag LPBJ Setda Kota Bima Agus Salim yang dikonfirmasi mengakui, pengadaan HP oleh Pemerintah Kelurahan Tanjung sejauh ini tidak ada masalah. Berdasarkan nilai, pengadaan HP sebesar Rp 2 juta dipotong pajak. Untuk Kelurahan Tanjung dengan jumlah RT 15 orang, maka pagu dana yang dikeluarkan sekitar Rp 30 juta. (Baca. Ternyata Janji HP Lutfi-Feri untuk Ketua RT Hanya Pinjaman)

“Pengadaanya menggunakan nota pesanan,” katanya, Rabu (9/6).

Agus menjelaskan, karena berdasarkan aturan, pengadaan oleh Lurah Tanjung tersebut menggunakan nota pesanan. Berbeda jika nilai kontrak di atas Rp 50 juta sampai Rp 200 juta, maka harus menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK) dan melalui proses lelang atau tender. (Baca. Penolakan Bagi-Bagi HP Pinjaman Harus Disikapi dengan Akal Sehat oleh Pemkot Bima)

Khusus Kelurahan Tanjung, dengan nota pesanan barang tersebut disertai dokumen pelengkap lainnya, sudah bisa diajukan kepada BPKAD agar bisa diusulkan untuk dicairkannya anggaran pengadaan HP. (Baca. Ketua RT Tolak Rencana Pemberian HP Pinjaman dari Pemkot Bima)

“Kalau sudah lengkap administrasinya, maka dana pencairan akan ditransfer melalui dana kelurahan. Selanjutnya pemerintah kelurahan akan membayar pada pihak penyedia barang. Jadi yang dilakukan Lurah Tanjung itu sudah sesuai mekanisme,” tandasnya. (Baca. Muskel Penatoi, Seluruh Ketua RT Tolak Rencana Pemberian HP Pinjaman)

Sementara itu, Lurah Tanjung Faisal yang dimintai tanggapan mengakui, pembagian HP tersebut sudah melalui prosedur dan aturan. Karena jika pengadaan di bawah Rp 30 juta, hanya berupa nota pesanan dan telah disepakati bersama dengan pihak penyedia barang.  (Baca. Ketua LPM Kelurahan Penatoi: HP Android untuk RT itu Sepele)

“Yang pasti semua kami lakukan sesuai prosedur dan aturan,” tegasnya.

*Kahaba-04

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru