oleh

3 Wakil Rakyat Dapil I Reses di Nggaro Nangga Kendo

Kota Bima, Kahaba.- 3 orang wakil rakyat Kota Bima Edy Ikhwansyah, HM Erwin dan M Amin pada hari pertama reses menyambangi Lingkungan Nggaro Nangga Kelurahan Kendo, Kamis (29/7). Kegiatan yang dihelat di musholla lingkungan setempat dihadiri puluhan masyarakat dan menerapkan Prokes kesehatan seperti membagikan masker dan tempat cuci tangan.

Suasana reses 3 orang anggota DPRD Kota Bima di Nggaro Nangga Kelurahan Kendo. Foto: Bin

M Amin mengawali sambutan menyampaikan, Reses kali ini masa sidang III tahun 2021 yang bertujuan menyerap aspirasi warga. Kegiatan ini juga berbeda dari sebelumnya yang menghadirkan 10 orang Anggota DPRD Kota Bima di dapil I. Namun karena Pandemi Covid-19, maka kegiatan dibatasi.

“Kedatangan kami mendengar usul saran warga di sini, dan menyampaikan program pemerintah dari reses sebelumnya yang sudah masuk pada tahun 2021,” jelas Amin.

Di tempat yang sama, Edy Ikhwansyah memaparkan, ada sejumlah program dari reses sebelumnya di Kendo yang sudah masuk di Nggaro Nangga. Seperti kebutuhan penyediaan air bersih, sudah didorong agar dialokasikan ke anggaran kelurahan.

“Kita sudah meminta untuk bor air dan sekarang bisa dinikmati. Masyarakat tinggal menjaganya dengan baik,” harapnya.

Selain itu, di Nggaro Nangga juga sudah masuk program pemukiman, kemudian pagar kuburan di Kelurahan Kendo. Juga melalui dana stimulan, ada pengadaan pipa untuk pengairan di atas gunung Nggaro Nangga.

Saat sesi usul saran, tokoh masyarakat setempat H Abdul Hamid berharap 3 wakil rakyat ini mengalokasikan anggaran untuk musholla Nggaro Nangga. Agar bisa maksimal dimanfaatkan untuk tempat ibadah.

“Kami juga berharap pagar kuburan RT 09 Nggaro Nangga, dan aspal gang lingkungan kami,” inginnya.

Sementara warga lain, Amin meminta wakil rakyat agar membangun talud pemukiman. Selain itu, bisa dibuka gang baru untuk memperluas wilayah pemukiman.

Wakil rakyat Dapil I saat menyerap aspirasi warga Nggaro Nangga Kelurahan Kendo. Foto: Bin

Menanggapi usul saran tersebut, Edy mengaku akan menyampaikan ke Komisi untuk diperjuangkan dan menjadi program pemerintah pada tahun – tahun mendatang.

Begitu pun soal keinginan buka gang baru, menurut Edy akan diperjuangkan juga apabila masyarakat sendiri yang menyediakan lahan.

“Pemerintah tidak menanggung ganti rugi lahan. Apabila lahan sudah disediakan masyarakat, pemerintah tinggal bekerja membuka lahan,” paparnya.

Wakil rakyat HM Erwin juga mengungkapkan, alokasi anggaran untuk kegiatan masyarakat pada tahun ini dan mendatang belum bisa maksimal dialokasikan. Karena saat ini pemerintah sedang fokus untuk penanganan Covid-19 yang sedang mewabah.

“Untuk alokasi anggaran dari sejumlah usulan masyarakat juga dilihat dari skala prioritas. Namun kami memastikan akan tetap memperjuangkan agar bisa segera diwujudkan,” tambah Erwin.

*Kahaba-01

 

Komentar

Kabar Terbaru