oleh

Kepala SDN 21 Kota Bima Dilapor ke Dinas Dikbud, Dugaan Potong Insentif Guru

Kota Bima, Kahaba.- Setelah menerima pengaduan sejumlah guru honorer SDN 21 Kota Bima terkait dugaan dugaan pemotongan insentif guru, guna memenuhi kuota pembayaran insentif guru honorer lainnya. Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) memanggil kepala sekolah dan guru setempat untuk klarifikasi.

Kepala SDN 21 Kota Bima Dilapor ke Dinas Dikbud, Dugaan Potong Insentif Guru
Kepala Dinas Dikbud Kota Bima H Supratman. Foto: Bin

“Kami sudah panggil, baik dari Kepala SDN 21 dan guru yang merasa dirugikan,” ujar Kepala Dinas Dikbud Kota Bima H Supratman, Jumat (6/8).

Supratman menjelaskan, dari sejumlah keterangan yang diperoleh, kejadiannya ternyata bulan April tahun 2020. Namun justeru baru diungkit tahun ini dan menjadi polemik baru. Karena sebagian insentif guru honorer malah dibagikan untuk guru honorer yang belum guna mendapatkan dengan alasan pemerataan.

“Akibat persoalan ini, kami dipanggil Komisi I DPRD Kota Bima untuk mengikuti audensi bersama guru dan kepala sekolah Kamis kemarin,” katanya.

Mantan kepala BKPSDM itu menambahkan, hasil dari audensi dengan wakil rakyat dan keterangan yang disampaikan pada dinas, sudah dibuatkan laporan. Nanti akan diserahkan pada pimpinan untuk menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah dan guru.

“Hasil klarifikasi sudah rampung dan sudah diserahkan ke pimpinan. Untuk instruksi selanjutnya kami menunggu arahan pimpinan,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru