oleh

Keseruan Pesta Demokrasi RT RW Kelurahan Tanjung, Penantang Kalahkan Incumbent

Kota Bima, Kahaba.- Pemilihan Ketua RT dan RW di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat, Rabu (18/8) berlangsung seru. Ajang pemilihan 3 tahunan itu berjalan penuh keakraban dan penuh bahagia. Hasilnya, penantang berhasil mengalahkan incumbent.

Keseruan Pesta Demokrasi RT RW Kelurahan Tanjung, Penantang Kalahkan Incumbent
Suasana Pemilihan Ketua RT dan RW di Kelurahan Tanjung. Foto: Ist

Ketua panitia pemilihan Suhardin menjelaskan, ada 2 kandidat RT dan 3 kandidat RW yang bertarung mendulang suara dari warga RT 02. Pemilihannya pun digelar secara Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (Luber).

“Selama pelaksanaan tetap kita terapkan Prokes Covid-19,” ujar Suhardin.

Layaknya pemilihan pada perhelatan 5 tahunan, panitia menyiapkan bilik suara. Juga diatur sesi pencoblosan dibuka secara bertahap, sehingga tidak ada kerumunan yang berlebihan dari warga.

“Kami buka waktu pencoblosan mulai siang sampai sore. Jadi, warga yang bekerja tetap bisa berikan suara. Kemudian, tidak ada kerumunan,” tegasnya.

Keseruan pun bertambah saat proses perhitungan suara yang dimulai pukul 17.00 Wita. Karena masing-masing warga memiliki jagoan masing. Untuk Ketua RT, dimenangkan oleh kandidat bernama Syahril MT dengan perolehan suara 99 suara, meninggalkan kompetitornya incumbent H Ismail H M Saleh yang hanya mendulang suara 80 suara.

“Total suara 179,” sebutnya.

Sementara Ketua RW, dimenangkan Rahmad SP dengan perolehan suara 122 suara, disusul Lukman Syamsuddin 179 suara dan H Rusdin Ismail sebanyak 41 suara. Total suara, 179 .

Wahidah warga RT 02 berharap, Ketua RT dan Ketua RW yang baru bisa bekerja maksimal. Terlebih, untuk perbaikan data penerima bantuan bagi masyarakat tidak mampu. Sehingga, tidak ada lagi warga yang tidak tepat sasaran, yang menerima bantuan sosial.

“Jadi yang diberikan bantuan, benar-benar yang tidak mampu. Data itu, sangat tergantung pada Ketua RT,” harapnya.

Secara terpisah, Lurah Tanjung M Faizal yang dikonfirmasi mengatakan untuk pemilihan Ketua RT dan RW di Kelurahan Tanjung tidak dilaksanakan serentak. Tergantung, dari kesepakatan panitia dan warga.

“Di Kelurahan Tanjung, terdapat 4 RW yang di dalamnya terdapat 15 RT,” terang Faisl.

Ditanya soal anggaran, Faizal mengaku tidak ada dari pemerintah kelurahan, tetapi inisiatif dari warga sendiri.

Sementara untuk masa jabatan Ketua RT dan RW, sebelumnya tiga tahun. Tapi dalam wacana, sedang disusun Perwali untuk masa jabatan 5 tahun.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru