oleh

Inakesda RSUD Kota Bima Belum Dibayar

Kota Bima, Kahaba.- Pernyataan Kabid Anggaran BPKAD Kota Bima Iwan Setiawan tentang acuan pembayaran TPP ASN semester II harus memenuhi 50 persen realisasi Insentif Tenaga Kesehatan Daerah (Inakesda), atau sejak bulan Januari sampai bulan Juni lalu. Namun hingga saat ini, masih ada salah satu lembaga kesehatan yang belum menunaikannya, sehingga TPP terancam tidak dibayar pada bulan Juli dan seterusnya.

Inakesda RSUD Kota Bima Belum Dibayar
Ilustrasi

Kepala BKPAD Kota Bima yang dimintai klarifikasi sejumlah media masih mengikuti rapat bersama BPJS. Namun melalui Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan BPKAD Kota Bima Sri Miftih, dijelaskan bahwa untuk Inakesda seluruh 5 Puskesmas (PKM) sudah terbayarkan 6 bulan. Tapi untuk Inakesda RSUD Kota Bima belum sama sekali terealisasi.

Ditanyakan mengapa Inakesda tersebut belum sama sekali dibayarkan, Sri Miftih tidak bisa memberikan pernyataan, karena bukan ranahnya untuk menjelaskan.

“Coba tanyakan pada pihak Dinas Kesehatan (Dikes) dan RSUD Kota Bima yang lebih tahu, apa kendala sehingga belum terealisasi,” sarannya, Kamis (19/8).

Kepala RSUD Kota Bima H Agus Dwi Pitono MARS yang dikonfirmasi mengakui saat ini pihaknya sudah menyelesaikan sejumlah dokumen, hanya tinggal merevisi. Seperti revisi tentang standard penugasan, jumlah pasien yang ada di Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) dan hari isoman.

“Adapun kesulitan dalam merealisasikan Inakesda ini karena dalam prosesnya dibutuhkan ketelitian dalam menginput data, hingga masih ada perbaikan data lain,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru