oleh

Sengkarut Persoalan Perumda Aneka, Direktur: Ini Miskomunikasi

Kota Bima, Kahaba.- Setelah “Ditelanjangi” para wakil rakyat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu, tidak sedikit yang menyorot kinerja Perumda Bima Aneka. Termasuk terkait administrasi yang amburadul. (Baca. Tak Jelas Legal Standing, Jajaran Perumda Aneka Dicecar Pertanyaan Saat RDP)

Sengkarut Persoalan Perumda Aneka, Direktur: Ini Miskomunikasi
Direktur Perumda Aneka Julhaidin (Baju Putih) saat memaparkan kegiatan Perumda semester pertama di hadapan wakil rakyat Kota Bima. Foto: Bin

Direktur Perumda Bima Aneka Kota Bima Julhaidin yang dikonfirmasi mengaku bahwa persoalan yang muncul tersebut hanya miskomunikasi. Karena masih banyak pernyataan dari lembaga dewan yang tidak dimengerti dan bukan kewenangannya untuk menjelaskan secara rinci. (Baca. Kinerja Perumda Aneka Jauh dari Ekspektasi, Dewan: Jangan Asal-Asalan Kelola Anggaran)

“Ini miskomunikasi saja,” ujarnya, Selasa (21/9).

Pria yang akrab disapa Rangga itu menjelaskan, sejumlah persoalan gaji direksi hingga karyawan, kemudian perekrutan pegawai baru, aset perusahaan yang disorot oleh wakil rakyat semua telah dikerjakan sesuai prosedur dan aturan.  (Baca. Gaji dan Tunjangan Direktur Perumda Aneka Rp 14 Juta, Apa Dasar Rujukan)

“Mekanisme program kerja sudah dilaksanakan sesuai aturan, bahkan SPJ seluruh rangkaian kerja telah diserahkan pada dewan pengawas,” katanya. (Baca. Gaji Direktur Fantastis dan Ditetapkan Tanpa Perwali, PDP Muhammadiyah Minta Perumda Aneka Diaudit)

Ditanya sudah berapa anggaran yang telah dicairkan melalui rekening Perumda dan sudah berapa keuntungan yang dihasilkan, Rangga mengungkapkan bahwa saat ini dana yang sudah terpakai Rp 800 juta untuk seluruh kegiatan operasional perusahaan. (Baca. Belum Ada Deviden Rasional, Walikota Didesak Evaluasi Kinerja Direktur Perumda Aneka)

“Pengeluaran sudah Rp 800 juta, sedangkan keuntungan tahun berjalan baru Rp 11 juta,” tambahnya. (Baca. Penyimpangan Uang Rakyat di Perumda, PDP Muhammadiyah Siapkan Laporan ke BPK dan Polisi)

*Kahaba-04

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru