oleh

32 Mahasiswi Akbid Harapan Bunda Bima Diwisuda

-Kabar Kota Bima-Dibaca 250 kali

Kota Bima, Kahaba.- Jajaran Akademi Kebidanan (Akbid) Harapan Bunda Bima menggelar wisuda lulusan dan sumpah profesi angkatan ke-XII, di Convention Hall Rabu (17/11). Kegiatan dimaksud dihadiri Direktur Akbid Harapan Bunda Bima Maya Febrianti, Pembina Yayasan Akbid Hj Rini Hendari, perwakilan staf ahli Pemerintah Provinsi NTB, Ketua Yayasan H Dahlan, Pemerintah Kota Bima yang diwakili Asisten I Setda H Abdul Gawis, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bima dan Kabupaten Bima, serta puluhan keluarga wisudawati.

32 Mahasiswi Akbid Harapan Bunda Bima Diwisuda - Kabar Harian Bima
Pengukuhan wisudawati akbid harapan bunda bima pada acara wisuda angkatan ke-xii. Foto: eric

Pembina Yayasan Akbid Harapan Bunda Bima Hj Rini Hendari dalam sambutan menyampaikan ucapan selamat pada seluruh wisudawati. Karena berhasil menempuh jenjang pendidikan perkuliahan sesuai dengan masa program dan tahun yang telah dijadwalkan.



“Studi DIII telah dilalui dengan baik dan sempurna, sehingga para mahasiswi berhak untuk menyandang gelar sarjana akademi kebidanan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan wisuda merupakan agenda yang setiap tahun dilaksanakan. Tentu yang akan diperhatikan adalah mutu serta kualitas yang ditingkatkan oleh lembaga, yaitu berupa perangkat sarana dan prasarana berkompetensi berupa mutu tenaga pengajar, sehingga dapat menghasilkan mahasiswi unggul.

“Alhamdulillah dengan komitmen lembaga untuk peningkatan kualitas kampus, sebagian besar alumni telah diserap dalam dunia kerja dan juga secara mandiri,” katanya.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Bima H Abdul Gawis menyampaikan ucapan selamat dan sukses pada seluruh wisudawati yang telah berjuang menyelesaikan studi belajar. Secara administrasi telah resmi menyandang status ahli madya kebidanan dengan melekat segala bentuk tanggung jawab profesi.

32 Mahasiswi Akbid Harapan Bunda Bima Diwisuda - Kabar Harian Bima
Kegiatan wisuda akbid harapan bunda bima pada acara wisuda angkatan ke-xii. Foto: eric

“Setelah dinyatakan lulus, maka sebagai bidan harus siap mengabdi menjadi tenaga kesehatan dimana pun tenaga diperlukan. Kemudian harus terdaftar dalam organisasj profesi Ikatan Bidan Indonesia,” pesannya.

Mantan Plt Kepala DLH itu membeberkan, guna membantu program kerja di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Bima saat ini melalui APBD telah mengalokasikan dana lebih dari 20 persen untuk sektor kesehatan, melebihi ketentuan yang telah ditetapkan secara nasional.

“Komitmen ini sudah diaplikasikan oleh pemerintah daerah dengan melakukan sejumlah terobosan, yakni membangun beberapa fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas, puskesmas pembantu, polindes hingga rumah sakit,” imbuhnya.

Gawis menambahkan, maka dengan adanya sejumlah lembaga pendidikan kesehatan yang tentunya bermuara pada peningkatan pelayanan dan kualitas hidup masyarakat. Sekarang tinggal menunggu sejauh mana peranan yang akan diberikan oleh lembaga pendidikan kesehatan tersebut, apa yang dilaksanakan oleh Akbid Harapan Bunda Bima hari ini adalah jawaban dari harapan semua pihak.

“Hari ini kita telah melihat pelaksanaan sumpah profesi bagi para bidan, yang akan menjadi pegangan dalam melaksanakan dan pengabdian untuk masyarakat. Maka secara moral telah memiliki tanggung jawab sangat besar karena menyangkut keselamatan hidup dan masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Besar harapan pemerintah kata Gawis, para tenaga kesehatan yang telah dilantik mampu menjalankan tugas profesi sesuai dengan norma, etika dan profesional sesuai dengan proporsinya.

Dari kegiatan tersebut, terdapat wisudawati terbaik yang mendapatkan penghargaan dan bonus dari jajaran kampus, guna memotivasi agar terus meningkatkan semangat belajar ke jenjang yang lebih tinggi.

Adapun nama wisudawati tersebut di antaranya, peringkat pertama terbaik Nujulia Haerunisa, kemudian diikuti Miftahul Haerat, Nurwahidah, Yayu Vika Yusrian dan Nurlaila.

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru