oleh

Suhardin Sentil Minimnya Alokasi Dana Pemkot Bima untuk PGRI

-Kabar Kota Bima-Dibaca 192 kali

Kota Bima, Kahaba.- Kegiatan puncak acara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-76 tahun 2021 berlangsung lancar dan penuh khidmat. Agenda yang digelar di aula SMKN 1 Kota Bima Jumat kemarin tersebut dihadiri Asisten I Setda H Abdul Gawis, Kepala Dinas Dikbud H Supratman, Ketua PGRI Kota Bima Suhardin, serta sejumlah kepala SD, SMP dan SMA dan tenaga pendidik.

Suhardin Sentil Minimnya Alokasi Dana Pemkot Bima Untuk Pgri - Kabar Harian Bima
Ketua pgri kota bima suhardin saat menyampaikan sambutan pada acara penutupan rangkaian kegiatan hgn dan hut pgri ke-76 di aula smkn 1 kota bima. Foto: eric

Acara penutupan rangkaian kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, semua peserta dan tamu undangan diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabuan atau hand sanitizer.



Ketua PGRI Kota Bima Suhardin saat sambutan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih untuk kekompakan dan kesolidan jajaran guru, terutama panitia yang telah bekerja sehingga kegiatan berjalan lancar dan tertib.

“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak, sehingga acara ini dapat terselenggaran dengan sukses. Terutama dukungan pemerintah dan juga donatur yang membantu terlaksananya lomba,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tujuan utama kegiatan ini adalah menyambung silaturahim, kemudian meningkatkan kreativitas dan dedikasi guru dalam menjalankan tugas. Lalu mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat jasmani dan rohani, serta bisa mewujudkan generasi emas bangsa.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, namun terkadang jasanya tidak diingat. Padahal berkat guru, lahirlah generasi yang cerdas yang kemudian menjadi pemimpin seperti saat ini,” katanya.

Suhardin juga menyentil jasa yang tidak diingat ini adalah bentuk dukungan moril dan materil. Seperti ucapan HGN dan HUT PGRI yang hampir disetiap instansi pemerintah, tidak pernah terpampang sedikitpun. Padahal apa yang diraih saat ini, tidak terlepas dari peran dan jasa guru.

Kemudian ditambah lagi soal dukungan materi, diketahui dana PGRI akan dikurangi pada tahun 2022 mendatang. Padahal agenda dan program kerja sudah banyak menunggu, terutama peningkatan kapasitas guru, hingga keikutsertaan dalam sejumlah lomba yang mengangkat nama dserah.

“Kami meminta pada Pemerintah Kota Bima untuk lebih memperhatikan organisasi kami, karena di dalamnya terdapat ribuan guru yang mengabdi untuk mencerdaskan generasi bangsa. Jika anggaran dikurangi, maka program kegiatan akan terhambat,” keluhnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Bima H Abdul Gawis mengungkapkan, apa yang disampaikan oleh ketua PGRI serta sejumlah aspirasi tenaga pendidik akan disampaikan pada pimpinan daerah.

“Akan kami sampaikan sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah, namun yang terpenting pemerintah tetap mendukung program kegiatan yang dihelat PGRI. Dalam tubuh PGRI ada ribuan guru, tentu sebagai pahlawan tanpa tanda jasa akan tetap diperhatikan,” pungkasnya.

Pantauan media, usai sambutan pihak panitia membagikan sejumlah hadiah bagi para pemenang lomba bulutangkis, voli, futsal, seni, tarik suara dan sejumlah lomba lainnya.

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru