oleh

Warga Manggemaci Minta Air Bersih dan Peningkatan Kamtibmas

Kota Bima, Kahaba.- Mengakhiri reses masa sidang ke-II, 3 Anggota DPRD Kota Bima Taufik HA Karim, Sudirman DJ dan Hj Ipa Suka kini menyambangi warga Kelurahan Manggemaci Kecamatan Rasanae Barat.

Warga Manggemaci Minta Air Bersih dan Peningkatan Kamtibmas - Kabar Harian Bima
3 Legislator saat reses di Kelurahan Manggemaci. Foto: Eric

Bertempat di halaman Kantor Kelurahan Manggemaci Senin (14/2), sejumlah wakil rakyat tersebut menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan kehidupan sosial dan keamanan wilayah.



Seperti di RT 06 RW 02 masyarakat masih sulit mendapatkan air bersih. Kemudian mengenai kamtibmas yang sudah sangat meresahkan, terutama peredaran narkoba yang semakin merajalela dengan melibatkan kalangan pelajar.

Baca:   Tidak Diperhatikan Pemda, Forum PTS Mengadu ke DPRD

“Kami ingin wakil rakyat dapat berkoordinasi dengan instansi terkait dan pihak penegak hukum. Pemerintah daerah juga harus mencari solusi bersama untuk menyelamatkan generasi bangsa ini melalui program pemberdayaan dan lain,” kata Amrin, warga setempat.

Menanggapi hal tersebut, soal kebutuhan air warga, pihaknya akan meminta pemerintahan kelurahan mencarikan solusinya melalui dana kelurahan. Tapi jika tidak terealisasi, akan tetap berupaya melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Baca:   Hasil Reses Masa Sidang I Diparipurna

“Soal kamtibmas, memang Manggemaci sekarang kondisinya jauh berbeda dibandingkan dulu. Sebelumnya keamanan sangat terjaga, serta aktifitas sosial kemasyarakatan yang masih kompak,” bebernya.

Tapi dengan masuknya peredaran narkoba, membuat kondisi berubah sangat drastis. Sebab dalam beberapa bulan terakhir, 47 warganya terjaring razia polisi dan diamankan sejumlah barang bukti. Meskipun pada akhirnya berkat komunikasi, dia bersama tokoh masyarakat lain dan pejabat Polres Bima Kota, 43 warga berhasil dipulangkan kembali ke keluarganya.

Baca:   Krisis Oksigen untuk Pasien Covid-19, Dewan: Anggaran Rp 34 Miliar itu Kemana?

“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Maka dari itu, kami wakil rakyat akan segera berkoordinasi dengan eksekutif untuk mencarikan solusi terbaik,” tandasnya.

Taufik menambahkan, untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang terpenting adalah kontrol dan pengawasan orang tua. Tanpa itu, maka generasi bangsa ini dapat terjerumus.

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.