oleh

Covid Meningkat, PTM 3 Madrasah di Kota Bima Dihentikan

Kota Bima, Kahaba.- Warga NTB yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat. Pun demikian di Kota Bima, tercatat per tanggal 14 Februari 2022, sebanyak 139 warga dinyatakan terpapar penyakit berbahaya tersebut.

Covid Meningkat, PTM 3 Madrasah di Kota Bima Dihentikan - Kabar Harian Bima
Ilustrasi

Sebagai bentuk pencegahan pandemi itu, 3 madrasah di Kota Bima masing-masing MIN Tolobali Kota Bima, MAN 1 Kota Bima dan MTsN 2 Kota Bima memilih hentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai hari ini, Selasa (15/2).



Kasi Madrasah Kemenag Kota Bima H Furqan mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan surat edaran dari kantor wilayah soal peningkatan kasus Covid-19 di NTB. Guna mengantisipasi, maka dihentikan PTM di 3 madrasah.

Baca:   Suratno: Daripada di Rumah Sakit dan di Rumah Duka, Lebih Baik di Rumah Saja

“Kasus covid sedang naik, Omicron lebih-lebih diwaspadai. Kemenag Kota Bima juga tidak ingin ambil resiko, sehingga langsung mengalihkan proses belajar secara online,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, dari laporan rata-rata guru dan siswa mengeluhkan demam, batuk dan pilek. Tapi belum ada yang secara pasti melaporkan dirinya terpapar Covid-19 varian Omicron.

“Mulai hari ini daring. Targetnya sampai pekan depan, akan kita evaluasi lagi,” tuturnya.

Baca:   Pesta di Tengah Corona, Gubernur: Sohibul Hajat Sudah Minta Maaf, Kenapa Diperpanjang

Furqan mengatakan, untuk proses vaksinasi guru dan siswa seluruh madrasah di Kota Bima sudah selesai. Baik vaksin tahap pertama dan kedua.

“Siswa baru usia 6 hingga 8 tahun semuanya sudah divaksin tahap pertama,” bebernya.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.