oleh

Hafid “Bernyanyi” Lagi, Ungkap Penggelembungan Jumlah Siswa TK

Kota Bima, Kahaba.- Setelah membeberkan dugaan korupsi dana BOP Kesetaraan tahun 2021, bekas Kabid PNF Dinas Dikbud Kota Bima Abdul Hafid mengungkap dugaan penggelembungan jumlah siswa di TK 17 Kota Bima. (Baca. Dimutasi, Hafid Beberkan Korupsi Dana BOP Kesetaraan

Hafid "Bernyanyi" Lagi, Ungkap Penggelembungan Jumlah Siswa TK - Kabar Harian Bima
Kabid PNF Dinas Dikbud Kota Bima Abdul Hafid. Foto: Ist

“Jumlah siswa di TK 17 sebanyak 65 orang. Namun sebenarnya hanya 45 orang. Jadi sebanyak 20 orang siswa diduga di mark up melalui data Kartu Keluarga (KK) palsu,” ungkapnya, Rabu (13/4).



Ia menjelaskan, karena terjadi penggelembungan jumlah siswa tentu berpengaruh terhadap jumlah penerimaan dana operasional sekolah.

Baca:   Belajar Tatap Muka di Kota Bima Ditiadakan Lagi

“Akibat penambahan jumlah siswa, dana bantuanpun diterima lebih banyak,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala TK 17 Kota Bima Salimah yang dimintai tanggapan membantah tuduhan mantan Kabid PNF tersebut. Bahkan dia menuding mantan pejabat itu memberikan pernyataan tidak tepat sasaran, sebab dia yang memeriksa dokumen sekolah tersebut saat menjabat.

“Abdul Hafid itu mantan kabid yang memeriksa dokumen selama 6 bulan bersama tim teknis internal kantornya. Kemudian proses verifikasi faktual sudah selesai, dan telah ditetapkan dalam data dapodik sehingga tidak ada masalah,” tegasnya.

Baca:   Skandal Kasus Pol PP, Giliran Iskandar Ditetapkan Tersangka

Salimah menambahkan, karena data warga belajar sudah rampung dan semua telah memenuhi syarat, maka sekolahnya menerima dana bantuan sesuai dengan jumlah siswa.

“Dana bantuan yang kita peroleh Rp 19,5 juta sesuai jumlah siswa. Sehingga apa yang dituding A Hafid tidaklah benar,” katanya.

Bahkan Salimah balik menuding mantan Kabid PNF itu menerima uang Rp 5 juta, karena memberikan iming-iming serta janji dapat membantu merealisasikan program PKW.

Baca:   Jaksa Banding Kasus KF

“Saya telah mentrasfer uang tersebut pada rekening A Hafid, dan buktinya telah saya serahkan pada Sekda, Walikota Bima, Ketua DPRD sebagai bahan laporan saat setelah diperiksa oleh BKPSDM beberapa waktu lalu,” tambahnya.

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.