oleh

Kelompok Pemuda yang Bertikai di Melayu, Islah

Kota Bima, Kahaba.- Polres Bima Kota memfasilitasi damai antar kelompok pemuda di Lingkungan Soro dan Lingkungan Malaju Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima, di Rupattama Polres Bima Kota, Selasa (19/4). Kedua kelompok pemuda tersebut memang beberapa hari terakhir sering bertikai dan saling serang,

Kelompok Pemuda yang Bertikai di Melayu, Islah - Kabar Harian Bima
Foto bersama Kapolres Bima Kota degan jajaran, juga kelompok pemuda yang bertikai usai proses islah. Foto: Ist

Mediasi tersebut dipimpin Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, dihadiri Kabag Kesra Setda Kota Bima, Camat Asakota, Danramil Rasanae Barat, Lurah Melayu, para Ketua RT dan RW, Ketua Karang Taruna Kelurahan Melayu, toko masyarakat dan tokoh pemuda.



Kapolres Bima Kota meminta kepada kedua belah pihak agar mampu menahan diri, apalagi saat ini masih dalam suasana bulan suci Ramadan. Maka seharusnya melakukan hal-hal positif, bukan sebaliknya. Apalagi kedua belah pihak ini masih ada hubungan saudara dan keluarga.

Baca:   Warga Rabadompu Timur Bentrok dengan Polisi

“Saya berharap ini yang terakhir kalinya, namun apabila terjadi kembali maka tindakan tegas akan petugas lakukan,” katanya.

Henry juga menginginkan ada campur tangan orang tua serta tokoh-tokoh dalam mengontrol perilaku pemuda. Hidup ini adalah pilihan, mau dibawa kemana hidup karena segala sesuatu tentunya ada konsekwensinya.

Di tempat yang sama, Kabag Kesra mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bima Kota karena sudah melakukan pengamanan, saat adanya kejadian keributan di Kelurahan Melayu. Dan hari ini telah memfasilitasi damai antar 2 kelompok pemuda tersebut.

Baca:   Dampak Bentrok, Warga Dara Ditahan

Pada acara tersebut juga ditandatangani surat pernyataan damai yang di buat oleh Kasubsi Bankum Polres Bima Kota. Kedua Ling tersebut sepakat berdamai dan diupayakan musyawarah guna mencarikan solusi yang terbaik oleh para kedua tokoh.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.