oleh

Kota Bima Dapat Kuota Pendataan K-UMKM Sebanyak 31 Ribu

Kota Bima, Kahaba.- Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI telah menginstruksikan setiap daerah kabupaten-kota seluruh Indonesia melalui OPD teknis untuk mulai mendata Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (K-UMKM).

Kota Bima Dapat Kuota Pendataan K-UMKM Sebanyak 31 Ribu - Kabar Harian Bima
Jajaran Dinas Koperindag Kota Bima saat mengikuti K-UMKM. Foto: Ist

Kabid Koperasi dan Perindustrian Dinas Koperindag Kota Bima A Rafik menyampaikan, pendataan lengkap K-UMKM merupakan tindak lanjut dari Amanat PP Nomor 7 Tahun 2021, tentang kemudahan perlindungan dan pemberdayaan dan amanat Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia.



“Kita diberikan waktu untuk mulai mendata K-UMKM yang tersebar di-41 kelurahan selama 5 bulan, dengan kuota sebanyak 31 ribu,” ujarnya, Rabu (20/4).

Baca:   Gebyar Wirausaha STIE Bima, Ajang Pengembangan dan Pembuktian Diri Calon Wirausaha Muda Masa Depan

Ia menjelaskan, guna memudahkan pendataan tersebut, diminta pada seluruh pelaku usaha untuk dapat memberikan informasi pada petugas pendata (Enumerator) yang berkenan data usaha yang dimiliki.

“Petugas pendata ini telah tersebar tiap kelurahan, sehingga pelaku usaha tinggal memberikan informasi, baik usaha yang dikelola, serta data tambahan lain,” katanya.

Rafik menambahkan, tujuan pendataan ini untuk mempermudah pemerintah dalam memantau pelaku usaha, sekaligus dapat menjadi bank data untuk instansi untuk keperluan lainnya.

Baca:   Kompetisi Wirausaha Muda Selesai, Ini Daftar Juara

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.