oleh

Dewan Desak Dispar Ambil Sikap Soal Limbah di Pantai Lawata

Kota Bima, Kahaba.- Komisi II DPRD Kota Bima menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) di Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bima, Rabu (11/5). Para wakil rakyat tersebut meminta agar dinas tersebut segera bersikap soal Pantai Lawata yang ditutup untuk tempat pemandiannya.

Dewan Desak Dispar Ambil Sikap Soal Limbah di Pantai Lawata - Kabar Harian Bima
Komisi II DPRD Kota Bima saat Monev di Dinas Pariwisata. Foto: Ist

Ketua Komisi II DPRD Kota Bima Taufik HA Karim mengatakan, Pantai Lawata saat ini untuk area rekreasi dibuka. Namun laut untuk tempat pemandian masih ditutup karena adanya limbah.



“Makanya saat Monev tadi kami meminta Dinas Pariwisata agar segera bersikap soal limbah di Wadu Mbolo dan Pantai Lawata, karena tidak sedikit masyarakat yang dirugikan,” katanya.

Baca:   Fraksi Gerindra: Paripurna Penyampaian Jawaban Walikota Selesai, Tidak Ada Kegaduhan

Menurut Duta PPP itu, selain masyarakat umum yang hendak berekreasi, juga ada pedagang kaki lima yang mencari nafkah di Pantai Lawata. Mereka juga menyediakan wahana untuk mandi anak – anak yang mandi laut.

“Bayangkan sudah berapa hari para pedagang kaki lima ini merugi. Apalagi ini masih salam suasana libur lebaran,” ungkapnya.

Baca:   Audiensi dengan DPRD, Diungkap Jaspel Tak Pernah Dibayarkan

Saat ini pun tambah Taufik, hasil laboratorium terkait limbah belum keluar. Sementara masyarakat sudah terlanjur diimbau untuk tidak mandi laut karena akan berdampak pada kulit dan kesehatan. Maka penting pemerintah untuk segera ambil sikap soal pengelolaan Pantai Lawata tersebut.

“Lawata satu-satunya tempat wisata paling dekat dan murah meriah. Dinas Pariwisata segera menyikapi persoalan ini,” tambahnya.

Baca:   Komisi B DPRD Kota Bima Dukung Lapak PKL

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabar Terbaru