oleh

3 Siswi Dikeroyok, Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Kota Bima, Kahaba.- Naas menimpa NR, IND dan AML siswi warga Rabadompu Barat yang masih duduk di bangku SMA, jadi korban pengeroyokan oleh kelompok orang di lapangan sekitar Pasar Amahami, Senin (26/6) sekitar pukul 20.00 Wita.

3 Siswi Dikeroyok, Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku - Kabar Harian Bima
Ilustrasi

NR salah satu korban menyampaikan, saat itu mereka sedang berdiri di lapangan sekitar pasar Amahami, tiba-tiba datang sekelompok lelaki dan perempuan menarik rambutnya dan memukul secara membabi buta.



Setelah itu, para pelaku membantingnya ke tanah sambil duduk di atas tubuh korban. Kedua tangan NR pun ditarik ke belakang dan menggigit tubuh korban.

Baca:   Kasat Narkoba Polres Bima Pimpin Pengungkapan Narkoba di Desa Belo

“Saya tidak ada masalah dengan mereka, bahkan saya tidak mengenal mereka,” katanya, Selasa (28/6).

Selain dirinya yang dianiaya kata NR, kedua temannya inisial IND dan AML juga ikut dianiaya. Seorang pria  yang datang bersama para pelaku juga ikut memukul. Bahkan salah satu dari mereka mengancam membunuh NR.

NR pun sempat bertanya pada para pelaku, kenapa dirinya dianiaya seperti itu, salah satu dari mereka menjawab mau membunuhnya.

Baca:   Penjual Bakso di Ambalawi Dibacok, Pelaku Masih Diburu

Usai menganiaya para korban dan mengancam untuk membunuh, para terduga pelaku berjumlah sekitar 10 orang itu pun pergi meninggalkan mereka begitu saja.

“Saya hampir mati disiksa, wajah dan sekujur tubuh saya luka semua,” ungkapnya.

NR mengaku, selain mengalami luka serius, anting, gelang, cincin dan kalung emas miliknya pun hilang saat dirinya dianiaya.

Baca:   12 Jerigen Sofi Siap Edar Diamankan

Tidak terima diperlukan seperti itu, kasus itupun dilaporkan ke Polres Bima Kota beberapa saat setelah kejadian. Luka yang dialaminya pun sudah divisum untuk menjadi bukti dalam proses hukum.

NR juga mengaku sudah mengetahui identitas salah satu dari para terduga pelaku, setelah diberitahu oleh orang yang mengenal mereka.

“Saya berharap polisi serius tangani kasus ini dan meminta para pelaku segera ditangkap,” harapnya.

*Kahaba-05


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.