oleh

Cegah PMK, Dinas Pertanian Vaksin Ternak

Kota Bima, Kahaba.- Wilayah NTB saat ini telah ditemukan sejumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), namun sementara wilayah Kota Bima sampai saat ini masih dalam status aman.

Cegah PMK, Dinas Pertanian Vaksin Ternak - Kabar Harian Bima
Petugas saat vaksin ternak untuk cegah PMK. Foto: Ist

Kendati demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan dibantu sejumlah instansi lain terus menggalakan pencegahan melalui penyemprotan disinfektan dan vaksinasi.



Kepala Dinas Pertanian Kota Bima Sulistyanto menyampaikan, PMK merupakan penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular. Penyakit ini menyerang semua hewan berkuku belah genap, seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba termasuk juga hewan liar seperti gajah, rusa dan sebagainya.

Baca:   Cegah Penyakit Menular, Dinas Pertanian Turun Cek Kesehatan Hewan

“Meskipun di daerah lain kasus PMK sudah ada, Kota Bima belum ada laporan sampai saat ini,” ujarnya, Kamis (18/8).

Ia menjelaskan, ciri-ciri atau tanda ternak terserang PMK dapat dikenali seperti demam tinggi, luka melepuh di bagian lidah dan rongga mulut, luka bagian kaki sampai kuku terlepas sampai pada penurunan berat badan. Maka untuk langkah pencegahan, terus melakukan vaksinasi dan penyemprotan pada hewan ternak dan fasilitas lainnya.

Baca:   Dinas Pertanian Gelar Rakor Pemanfaatan ALSINTAN

“Sampai hari ini tim kami masih terus melakukan upaya vaksinasi di lapangan. Sementara total yang sudah diberikan vaksin sebanyak 600 ternak dan akan terus bertambah,” katanya.

Sulistiyanto menambahkan, selain vaksinasi dan penyemprotan. Terpenting adalah dilakukannya sosialisasi pada wilayah-wilayah sentral peternakan, bersama unsur Babinsa, Babinkamtibmas serta perangkat kelurahan yang langsung menyampaikan pada masyarakat.

Baca:   Puluhan Hektar Lahan Pertanian di Kota Bima Rusak Berat Akibat Banjir

“Dalam waktu dekat ini kami akan membentuk tim bersama sejumlah unsur terkait, termasuk TNI-POLRI untuk melakukan penyekatan terhadap lalulintas hewan ternak dari wilayah yang telah terdampak PMK,” tambahnya.

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.