Jadi Temuan, Dinsos Nonaktifkan 648 Kartu Peserta BPJS

Kabar Kota Bima329 Dilihat

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Sosial (Dinsos) baru-baru ini menemukan sebanyak 648 peserta yang memiliki kartu BPJS, tapi setelah diverifikasi faktual dan pengawasan, ternyata bukan warga Kota Bima.

Jadi Temuan, Dinsos Nonaktifkan 648 Kartu Peserta BPJS - Kabar Harian Bima
Sekretaris Dinas Sosial Kota Bima Tamsil. Foto: Eric

Kepala Dinsos melalui Sekretaris Tamsil menyampaikan, temuan tersebut setelah tim teknis melakukan monitoring dan verifikasi faktual di lapangan, berdasarkan data awal yang dimiliki.



“Hasil kroscek, terdapat 648 kartu peserta BPJS yang bukan warga Kota Bima dan sebagian lainnya meninggal dunia,” ujarnya Rabu (7/9).

Baca:   Tanah Milik Pemkot Bima Disita Polisi

Tamsil menjelaskan, berdasarkan data dari total 648 jumlah kartu BPJS itu di antaranya, 488 peserta JKN PBI PBPU Pemda sharing APBD I dan ditambah 20 orang yang meninggal dunia, sehingga total 508 peserta. Kemudian melalui dana APBD murni terdapat 127 peserta BPJS dan terdapat 13 warga meninggal dunia, sehingga total 140 peserta.

Baca:   Dewan Minta Dinas Sosial Segera Bagikan Kartu BPJS

“Jika disesuaikan dengan jumlah peserta 648, ditemukan nilai Rp 100 juta lebih total yang dibayarkan oleh pemerintah pada BPJS,” katanya.

Untuk menghindari kerugian tersebut kata Tamsil, Dinsos telah bersurat pada Dinsos Pemprov NTB dan BJPS Cabang Bima untuk segera menonaktifkan kartu peserta BPJS melalui sistem. Sehingga pemerintah daerah tidak perlu lagi membayar biaya BPJS yang bukan warga Kota Bima atau yang sudah meninggal dunia.

Baca:   Data Warga Penerima BPJS Gratis di Kota Bima Amburadul

Sementara balasan dari Dinsos Provinsi NTB sambungnya, saat ini belum ada tanggapan, sehingga akan diupayakan koordinasi kembali. Kemudian dari BPJS Cabang Bima, pihaknya sudah mendapat balasan surat dan telah menonaktifkan 140 kartu BPJS seperti yang disampaikan.

“Guna memanfaatkan kembali jumlah kuota sebanyak jumlah dinonaktifkan tersebut, Dinsos telah mengusulkan kembali nama-nama baru sebagai pengganti,” tambahnya.

*Kahaba-04


Komentar