Dinas Dikbud Resmi Buka Program PKK Tata Busana PKBM Ridho Illahi

Kabar Kota Bima235 Dilihat

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima resmi membuka kegiatan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) PKBM Ridho Illahi Kelurahan Lewirato, Rabu (21/9).

Dinas Dikbud Resmi Buka Program PKK Tata Busana PKBM Ridho Illahi - Kabar Harian Bima
Lurah Lewirato saat menghadiri PKK Jenis ketrampilan tata busana di PKM Ridho Illahi. Foto: Eric

Program bantuan dari Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Riset dan Teknologi tersebut dilaksanakan selama 200 jam, melibatkan 3 instruktur pembimbing.



Tampak hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Dikbud Taufikurahman, Lurah Lewirato A Munir Hariadin, Kepala PKBM Ridho Ilahi Rusbiyanti serta perwakilan 20 peserta pelatihan.

Baca:   Kepsek di Kota Bima Kembalikan Temuan BPK Ratusan Juta ¬†

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Taufikurahman menyampaikan, pelatihan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah menciptakan tenaga kerja, untuk dipersiapkan mengisi dunia kerja yang sangat kompetitif.

“Program pelatihan ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dengan membekali masyarakat ilmu pengetahuan, baik hard skill maupun soft skill,” ujarnya.

Baca:   Laporan Dugaan Pungli Kabid PNF Disampaikan ke Walikota Bima

Ia berharap pada seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti kursus sampai tuntas, sehingga dapat menyerap semua materi seperti pengetahuan busana bersama alat kelengkapan, perencanaan, hasil, manajemen usaha dan lain.

Sementara itu, Lurah Lewirato A Munir Hariaddin juga berharap, melalui pelatihan ini peserta menjadi lulusan terbaik dan profesional, sehingga mampu bersaing di dunia kerja yang terus mengalami perkembangan.

Baca:   Dikbud Bakar Ratusan Blangko Ijazah Paket A, B dan C

Kepada para peserta juga diminta agar mengikuti semua arahan dan bimbingan instruktur, supaya nanti bisa memiliki keterampilan yang bagus dan memadai.

“Semoga skill yang telah didapatkan bisa dipakai bekerja di perusahaan besar atau membuka usaha mandiri, ” tambahnya.

*kahaba-04


Komentar