oleh

STIE Bima Gelar Ntobo Fashion Week II, Peminat Tumpah Ruah

Kota Bima, Kahaba.- STIE Bima kembali gelar Ntobo Fashion Week yang kedua kalinya melalui Mahasiswa KKNT-MBKM Tahun 2022. Kegiatan digelar di Lapangan Kelurahan Ntobo, Selasa (20/9) malam tersebut sangat meriah, tumpah ruah penonton.

STIE Bima Gelar Ntobo Fashion Week II, Peminat Tumpah Ruah - Kabar Harian Bima
Ketua STIE Bima Firdaus bersama peserta Ntobo Fashion Week. Foto: Ist

Kegiatan Fashion Show tersebut merupakan salah satu program wajib mahasiswa KKNT-MBKM Keluaran Ntobo di bawah Bimbingan dosen Ita Purnama dan Irma Mardian.



Adapun kategori yang dilombakan di antaranya siswa TK/SD di luar Kelurahan Ntobo, Kategori Siswa SMA sederajat di luar Kelurahan Ntobo dan juga Kategori Umum untuk masyarakat di luar kelihatan Ntobo. Sementara itu, kategori yang sama juga dikhususkan untuk masyarakat Kelurahan Ntobo.

Ketua STIE Bima Firdaus mengatakan bahwa, Ntobo Fashion Week secara konsisten telah dilaksanakan berturut-turut dua kali sejak tahun 2021 lalu. Sebab Ntobo menjadi salah satu tempat pelaksanaan Proyek Desa STIE Bima.

Baca:   Dari Lokasi KKN, Mahasiswa Berkarya di STIE Expo

“Di Kota Bima, terdapat dua kelurahan yang menjadi Proyek Desa yaitu Kelurahan Kolo dan Kelurahan Ntobo,” sebutnya.

Sehingga, Ntobo Fashion Week menjadi salah satu program wajib bagi mahasiswa KKNT-MBKM di Ntobo. Hal itu sebagai wahana promosi bagi kain tenunan Bima.

“Kalau bukan kita yang serius promosi, lantas kita mau andalkan siapa? Maka salah satu cara untuk promosi adalah dengan cara fashion Show ini,” tutur alumni SMAN 1 Kota Bima ini.

STIE Bima Gelar Ntobo Fashion Week II, Peminat Tumpah Ruah - Kabar Harian Bima
Foto bersama Ketua STIE Bima Firdaus dengan peserta Ntobo Fashion Week. Foto: Ist

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat kain tenunan Ntobo juga akan dipromosikan pada 3 negara, masing-masing Malaysia, Filipina dan Singapura.

Baca:   Bupati Lotim Isi Kuliah Umum di STIE Bima

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan keluar negeri dan akan promosikan juga kain Ntobo ini,” ungkapnya.

Sementara itu, pemerintah Kota Bima melalui Sekertaris Dinas Pariwisata Kota Bima A Haris sangat mengapresiasi program Ntobo Fashion Week yang dinakhodai Rahmat Kevin Suyono. Sebab kata dia, hal tersebut adalah langkah maju dalam promosi kain tenunan Kota Bima.

“Kami sangat bangga bisa hadir di tengah adik-adik sekalian. Ini adalah kegiatan yang sangat bagus,” tuturnya.

Dia yakin, kain tenunan Kota Bima akan diterima masyarakat luas. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, kain tenunan bisa menjadi favorit sebagai souvenir orang yang berkunjung ke Kota Bima.

“Kalau dulu yang jadi souvenir biasanya Madu Bima, sekarang sudah ada kain Bima,” ujarnya.

Baca:   Tolak Narkoba, STIE Gelar Deklarasi Anti Narkoba Bersama Dikes

Hal yang sama juga disampaikan oleh Lurah Ntobo, Aswin. Dirinta mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya karena sudah adakan Ntobo Fashion Week.

“Mudah-mudahan bisa membuka akses agar kain Tenunan Ntobo lebih dijangkau lebih luas,” harapnya.

Pada akhirnya kata dia, UKMK Tenunan di Ntobo akan berkembang. Tentu saja ekonomi masyarakat akan meningkat.

“Kami juga berharap, kegiatan ini juga dapat mendorong UMKM tenunan di Ntobo berkembang,” inginnya.

Penampilan para peserta dalam kegiatan Ntobo Fashion Week, dinilai oleh 3 juri hebat. Mereka masing-masing Fani Fitriani, Yuliana dan Sri Suhartini. Sementara peserta yang ikut tidak hanya dari Kota Bima dan Kabupaten Bima, melainkan dari Kabupaten Dompu.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.