Upacara HGN Tingkat Kota Bima, Asisten I Harap Guru Terus Berinovasi

Kabar Kota Bima1081 Dilihat

F//eric//Asisten I Setda Kota Bima H Abdul Gawis saat memimpin upacara HGN di Halaman kantor Pemerintah Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Merayakan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2022, Pemerintah Kota Bima, Dinas Dikbud dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar upacara di halaman kantor Pemkot Bima, Jumat (25/11). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan guru dan pejabat lingkup pemerintah setempat.



Upacara HGN Tingkat Kota Bima, Asisten I Harap Guru Terus Berinovasi - Kabar Harian Bima
Upacara Hari Guru Nasional tingkat Kota Bima yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pemkot Bima. Foto: Eric

Asisten I Setda Kota Bima H Abdul Gawis yang bertindak sebagai pembina upacara saat membacakan amanat Mendikbudristek menyampaikan, ketangguhan seorang tenaga pendidik harus didorong oleh keinginan untuk berubah ke arah yang lebih baik. Kemudian meninggalkan kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman.

Baca:   Hasyim, Ahmad dan Yuliana Dilantik Jadi Kepala OPD

“Guru harus memiliki semangat untuk terus berinovasi, menciptakan perubahan yang membawa kita bisa melompat ke masa depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mungkin di antara tenaga pendidik sampai hari ini masih ada yang ragu untuk melakukan perubahan dalam proses pembelajaran di kelas, atau dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin pada satuan pendidikan. Memang tidak ada perubahan yang membuat nyaman, jika masih nyaman itu artinya tidak ada yang berubah.

Baca:   Belum Dapat Uang Rp 500 Ribu? Tenang, Pemkot Usulkan Lagi ke BNPB

“Sebenarnya bukan hanya guru yang terus didorong untuk berubah, di Kemendikbudristek juga memacu diri untuk berinovasi, mengubah cara pandang dan cara kerja dalam memberikan layanan terbaik bagi pendidik dan peserta didik,” imbuhnya.

Gawis menambahkan, platform merdeka mengajar yang diluncurkan pada awal tahun sepenuhnya dirancang untuk memenuhi kebutuhan guru akan ruang belajar, berkarya, dan berkolaborasi. Tentunya platform tersebut dibuat berdasarkan kebutuhan yang ada di lapangan, dan ini adalah perubahan besar cara kerja pemerintahan dalam melayani masyarakat.

Baca:   Milad ke 69, PGRI Gelar Lomba Olahraga

“Dalam platform merdeka mengajar, guru bisa mengakses modul pembelajaran dengan gratis, mengunggah dan membagikan konten-konten praktik baik pembelajaran, dan terkoneksi dengan rekan sesama guru dari daerah lain,” tambahnya.

Usai semua rangkaian upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian piagam dan trophy penghargaan bagi siswa dan sekolah berprestasi.

*Kahaba-04


Komentar