HIMPAUDI Minta Pemerintah Perhatikan Legalitas dan Kesejahteraan Guru

Kabar Kota Bima1142 Dilihat

Ketua HIMPAUDI Kota Bima Rustam (Kanan) saat bersama Ketua PGRI, Sekretaris Dikbud serta tenaga pendidikan lingkup Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Usai penyelenggaraan upacara Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022, di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bima Jumat (25/11), Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Bima Rustam menyampaikan kegundahan hati para tenaga pendidik.



HIMPAUDI Minta Pemerintah Perhatikan Legalitas dan Kesejahteraan Guru - Kabar Harian Bima
Ketua HIMPAUDI Kota Bima Rustam (Kanan) saat bersama Ketua PGRI, Sekretaris Dikbud serta tenaga pendidikan lingkup Kota Bima. Foto: Ist

“Melalui momen HGN ini, kami menyuarakan aspirasi pada pemerintah daerah terkait legalitas dan tingkat kesejahteraan yang masih belum baik,” ujarnya.

Baca:   Soal Tertukar Warnai UN Di SDLB Kota Bima

Sebagai ujung tombak tenaga pendidik yang berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa, maka menurutnya legalitas dan kesejahteraan itu menjadi hal yang sangat penting secara konstitusiaonal untuk diperjuangkan.

“Terutama pada lembaga legislatif dan eksekutif agar hak kami bisa diprioritaskan, supaya bisa diakui sebagai guru yang layak sesuai legalitas dan tingkat kesejahteraan seperti guru lain,” katanya.

Baca:   Tidak Ikut LCC, SMKN 3 Jadi Sorotan

Rustam menambahkan, sebagai bahan masukan dan evaluasi dari pemerintah adalah semua guru khususnya yang bekerja di lembaga PAUD, terus menciptakan karya dan inovasi disertai dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.

“Melalui HGN kami ingin pemerintah bisa menerima dan memperjuangkan aspirasi kami, agar ke depan bisa diakui secara legalitas sehingga membawa kesejahteraan yang lebih baik,” tambahnya.

Baca:   Tak Terurus, Kantor Pengawas Pendidikan Memprihatinkan

*Kahaba-04


Komentar