Kemenkraf dan Dispar Kota Bima Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata

Kabar Kota Bima1063 Dilihat

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bima bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menggelar Uji Sertifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata di Pantai Lawata, Rabu (30/11).

Kemenkraf dan Dispar Kota Bima Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata - Kabar Harian Bima
Foto bersama jajaran Kemenkraf, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima, Asisten II dan peserta Uji Kompetensi Sertifikasi SDM Pariwisata. Foto: Bin

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima M Natsir saat sambutan merasa sangat gembira, pasalnya saat sedang bersemangat merancang desain arah pembangunan pariwisata di Kota Bima, secara bersamaan datang program dari Kemenkraf dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM, khususnya bagi para pelaku pemandu wisata.



“Hal ini selaras dengan arah pengembangan pariwisata Kota Bima. Selain pengembangan destinasi wisata, pengembangan strategi pemasaran, kemudian pengembangan UMKM dan E-Kraf, juga terhadap pengawasan dan pengendalian lingkungan. Dengan demikian, kegiatan semacam ini sangat tepat terus diimplementasikan di daerah,” jelasnya.

Baca:   Dokumen Pekerjaan di Pantai Lawata Belum Diserahkan, Polisi Minta Dispar Kooperatif

Bahkan hasil koordinasi dengan Deputi, menyatakan bahwa dalam waktu dekat sangat dimungkinkan untuk dilaksanakan kembali di Kota Bina, asal disiapkan proposal dan kepersetaan. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, lahir para pemandu wisata yang memiliki kompetensi dan pengetahuan yang mendalam tentang informasi terkait kepariwisataan di Kota Bima.

“Juga yang paling penting memiliki attitude yang hebat dan bisa menggaransikan keyakinan dari para penikmat wisata yang datang,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Alfin Merancia mewakili Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjelaskan, kegiatan ini memiliki tujuan sesuai amanat UU tentang ketenagakerjaan dan kepariwisataan, serta Peraturan Menteri Pariwisata tentang Sertifikasi Kepariwisataan.

Baca:   Kolam Renang Pantai Lawata Kini Dibuka Kembali

“Tahun 2022, Bank Dunia telah bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata memberikan bantuan secara multiyears untuk kegiatan ini,” katanya.

Kemenkraf dan Dispar Kota Bima Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata - Kabar Harian Bima
Suasana kegiatan Uji Kompetensi Sertifikasi SDM Pariwisata di Pantai Lawata. Foto: Bin

Diakui Alfin mengungkapkan, NTB menjadi provinsi yang beruntung untuk pelaksanaan program ini. Pihaknya juga berharap semoga peserta yang ikut kegiatan ini bisa diikuti dengan sebaik-baiknya. Tidak perlu khawatir dan takut, kegiatan ini hanya menggali apa yang telah lakukan sehari-hari.

“Perlu kami sampaikan juga, terhadap kegiatan ini target seluruh NTB fasilitasi Sertifikat Kompetensi sebanyak 2.700,” sebutnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Bima H Ahmad yang membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pariwisata serta semua pihak, khususnya yang memiliki atensi serta ingin berpartisipasi terhadap pengembangan kepariwisataan di Kota Bima.

Baca:   Zona Pengembangan Wisata di Bima, Ini Sejumlah Tempat Prioritas

“Kegiatan ini menjadi salah satu sektor strategis yang menunjang pembangunan perekonomian daerah, sehingga persoalan pengembangan pariwisata merupakan tanggungjawab semua pihak,” tuturnya.

Ahmad menambahkan, pembekalan SDM kepariwisataan merupakan salah satu hal penting yang dapat mendukung perkembangan pariwisata serta membuka wawasan untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru, khususnya di sektor pariwisata.

“Pemberian sertifikasi kepada pemandu wisata ini salah satu upaya membantu meningkatkan kompetensi pemandu wisata, yang nantinya akan berpengaruh pula pada promosi dan pemasaran sektor pendukung pariwisata di Kota Bima secara luas,” tambahnya.

*Kahaba-01


Komentar