oleh

Zulkifli Tunda Deklarasi Sebagai Cagub NTB

-Nasional-1.489 kali dibaca

Mataram, Kahaba.- Enam partai pendukung KH Zulkifli Muhadli menunda deklarasi calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2013-2018, yang semula dijadwalkan 10 November 2012. “Deklarasinya ditunda karena sejumlah pertimbangan logis,” kata Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) NTB H L Moh Syamsir SH, di Mataram, Jumat, 9 November 2012 kemarin.

Bupati Sumbawa Barat, KH Zulkifli Muhadli, Calon Gubernur NTB. Gambar: menalaonline.wordpress.com

Sebagaimana dilansir situs antaramataram.com, DPW PBB NTB sudah memastikan mengusung KH Zulkifli Muhadli yang kini masih menjabat Bupati Sumbawa Barat dua periode sejak 2005. Zulfikli juga menjabat Ketua DPW PBB NTB. PBB kemudian menggandeng lima partai politik lainnya untuk mendukung pencalonan Zulkifli, yakni Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI).

Semula disepakati, keenam partai politik yang membentuk koalisi pembebasan itu akan mendeklarasi pencalonan Zulkifli pada Sabtu (10/11), namun ditunda karena sejumlah pertimbangan teknis. “Selain karena PBB menghormati partai lainnya dalam koalisi pembebasan yang sedang sibuk mengikuti proses verifikasi parpol peserta Pemilu 2014, juga karena ada permintaan khusus dari KH Zulkifli selaku Ketua DPW PBB NTB,” ujarnya.

KH Zulkifli, kata Syamsir yang kini masih menjabat Wakil Ketua DPRD NTB itu, menghendaki deklarasi koalisi pembebesan terkait pencalonan kandidat yang akan bertarung pada pemilihan Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya itu, juga akan dipadukan dengan penetapan calon Wakil Gubernur NTB.

Sementara ini, PBB dan lima partai koalisi lainnya tengah menggodok bakal calon Wakil Gubernur (Bacawagub) NTB yang akan mendampingi KH Zulkifli Muhadli yang sudah menjadi bakal calon gubernur (bacagub). Bacawagub NTB yang akan diusung PBB sudah mengerucut ke enam nama, dan itu sedang digodok agar hanya satu nama yang muncul.

Keenam nama itu yakni H Ahyar Abduh (Wali Kota Mataram saat ini), Suryadi Jaya Purnama ST (Ketua DPW PKS NTB),  TGH. Lalu Gede Sakti (pentolan NW Anjani), Brigjen Pol Lalu Suprapta (Mantan Wakapolda NTB), Lalu Mariyun (Mantan Kepala Pengadilan Tinggi NTB), dan Hj Wartiah (Ketua DPW PPP NTB).

Keenam nama Bacawagub NTB semuanya berasal dari Pulau Lombok, karena Bacagub KH Zulkifli Muhadli (Bupati Sumbawa Barat dua periode sejak 2005) berasal dari Pulau Sumbawa. “Kepastian waktu penundaannya belum ada, tetapi akan segera diinformasikan menjelang jadwal deklarasi,” ujar Syamsir, seperti yang dilansir dalam situs antaramataram.com.

Seperti diketahui, dukungan terhadap Zulkifli Muhadli itu dimunculkan Tuan Guru Haji (TGH) Fadli Fadir Tohir selaku pimpinan Yayasan Athohiriyah Al Fadiliyah Bodak, Lombok Tengah, atau yang dikenal dengan pimpinan Yatofa.

TGH Fadli menyatakan sudah menemukan pemimpin NTB  yang diperkirakan mampu membangun NTB ke depan menjadi lebih baik, berdasarkan konsep pembangunan daerah, dan fiigur dimaksud ada pada KH Zulkifli Muhadli. Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018 akan dipilih pada hari pemungutan suara yang telah dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB pada13 Mei 2013.

Selain Zulkifli, kandidat lainnya sudah memastikan akan bertarung yakni Gubernur NTB saat ini yakni TGH M Zainul Majdi atau calon “incumbent”. Namun, ulama kharismatik di wilayah NTB itu  juga belum menetapkan pendamping untuk periode keduanya itu. Pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013, Zainul berpasangan dengan kalangan birokrat yakni H Badrul Munir yang pernah menjabat Kepala Biro Organisasi Setda NTB.

Kini, Badrul masih memiliki peluang untuk digandeng lagi oleh Zainul, sesuai informasi yang berkembang. Namun hingga kini Zainul belum memberikan kepastian. Selain Badrul, beredar kabar terdapat sedikitnya 15 kandidat calon Wakil Gubernur NTB yang bersedia digandeng Zainul [AntaraMataram.com/BM]

Komentar

Kabar Terbaru