Uma Lengge dan Patung Kuda di Taman Panda, Obyek Wisata Baru yang Menarik Perhatian Warga

Kabupaten Bima, Kahaba.- Beberapa pekan terakhir, suasana di jalan baru Desa Panda Kabupaten Bima ramai didatangi warga. Tidak saja warga Kabupaten Bima, tapi juga warga Kota Bima. Mereka menghabiskan waktu pagi dan sore untuk menikmati suasana di sekitar pantai desa setempat.

Uma Lengga di Taman Panda. Foto: Bin

Seperti yang terlihat Minggu sore (3/2). Ruas jalan baru Panda dipadati warga dan kendaraan. Sejak pukul 16.00 Wita, Taman Panda yang baru dibangun pemerintah itu menjadi tempat wisata yang menarik perhatian warga.

Di taman tersebut, pemerintah menempatkan Uma Lengge yang berjejer rapi di area taman, Sementara Uma Lengge tersebut, merupakan bangunan rumah adat tradisional Bima yang ada sejak beberapa ratus tahun lalu. Puluhan Uma Lengge dijadikan tempat pengujung untuk bersantai bersama keluarga dan kerabat.

Tidak jauh dari Uma Lengge, terdapat 3 patung kuda ukuran besar yang ditempatkan di tanah yang lebih tinggi. Keberadaan kuda yang berwana hitam dan coklat tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Kuda di Bima, menjadi simbol kekuatan, kekayaan dan sikap pantang menyerah yang dimiliki orang Bima. Selain itu, kuda juga belakangan menjadi ikon pembangunan pariwisata.

Taman Panda juga menjadi spot foto untuk para pengunjung. Bagaimana tidak, aktifitas yang sering dijumpai di lokasi tersebut yakni pengunjung yang terus mengabadikan moment bahagian bersama keluarga. Di Uma Lengge dan Patung Kuda, pengunjung beramai – ramai mengabadikannya dengan kamera Hanphone dan DSLR.

Adanya obyek wisata baru tersebut semakin dilengkapi dengan warga yang menjajakan jagung dan kelapa muda. Sembari menikmati suasana pantai, warga juga dihidangkan dengan makanan dan minuman khas daerah setempat yang sejak lama diperjualbelikan.

Salah seorang pengunjung, Mukhlis warga Desa Ngali mengaku sudah 2 kali mengunjungi Taman Panda. Ia datang bersama teman – temannya untuk menikmati suasana sore dan foto – foto.

Patung Kuda di Taman Panda. Foto: Bin

“Saya memang hobi fotografi, jadi datang foto-foto juga. Ajak teman dan keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, tempat itu sangat strategis dan menjadi destinasi wisata baru untuk warga Kabupaten Bima. Tempatnya juga kental dengan nuansa budaya. Uma Lengge berjejer rapi dan sangat indah dipandang.

Ia berharap, dengan adanya Taman Panda ini, semua bisa ambil bagian untuk bisa melestarikannya. Tidak dirusak oleh tangan – tangan jahil dan sama – sama menjaganya.

“Harus ambil peran, pengunjung harus menjaga tempat ini. Jangan bikin rusak,” harapnya.

Demikian juga disampaikan oleh Tina, warga Kota Bima yang juga baru pertama kali mengujungi tempat tersebut. Ia penasaran mengunjunginya setelah ramai diapload warganet di media sosial.

“Tempatnya bagus, ramai sekali dikunjungi warga,” katanya.

Hanya saja dia melihat, Taman Panda perlu dilengkapi dengan fasilitas pendukung lain. Seperti tempat sampah yang lebih banyak, agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian, musholla dan WC umum. Agar pengunjung juga bisa menunaikan ibadah jika sedang berada di obyek wisata tersebut.

“Ya harapannya begitu. Ada fasilitas penunjang seperti itu, biar pengunjung juga bisa merasa nyaman,” harapnya.

Semoga saja, spot wisata baru tersebut menjadi tempat yang terus ramai didatangi warga. Obyek wisata yang terus dijaga keberadaannya. Tidak saja untuk saat ini, tapi juga bisa dinikmati oleh generasi – generasi mendatang.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *