3 Situs Ini Jadi Wisata Alam Primadona di Wawo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Situs Karombo Kalikempa, Bukit Campa Pili dan Wadu Ka’u di Desa Pesa Kecamatan Wawo saat ini menjadi destinasi wisata baru yang digemari. Tempat ini sebulan terakhir ramai dikunjungi wisatawan.

Bukit Campa Pili, Situs wisata baru di Kecamatan Wawo. Foto: Firman

Warga desa setempat H Jamaludin menceritakan, Karombo Kalikempa merupakan tempat persembunyian masyarakat desa setempat dari kaum penjajah. Lokasi itu merupakan gua yang terbentuk dari alam dengan kedalaman kurang lebih 20 meter.

“Karombo Kalikempa berada di atas tebing, di sebelahnya ada bukti yang biasa orang di sini menyebutnya Dore Campa Pili (Bukit Perenungan) yang menjadi satu kesatuan dari tempat wisata itu,” ungkapnya, Selasa (26/2).

Sementara tepat di atas Karombo Kalikempa, ada Wadu Ka’u. Batu ini dijadikan tempat oleh masyarakat setempat untuk mengumumkan peristiwa sosial kemasyarakatan seperti kematian, pernikahan kepada masyarakat yang bertani, berladang di selatan lokasi batu.

“Dulu, tempat pemukiman warga dengan lokasi pertanian jauh. Warga pun langsung menetap dalam waktu tertentu. Sehingga batu itulah yang dijadikan tempat oleh masyarakat untuk mengabarkan peristiwa-peristiwa penting,” paparnya.

Karena lokasi batu berada di atas bukit sambung Jamaludin, sehingga suara pangilan atau pemberitahuan itu bisa didengarkan oleh masyarakat. Bahkan konon ceritanya, suara itu bisa didengar walau dengan jarak yang begitu jauh.

Wisatawan lokal saat berpose di depan Situs Karombo Kalikempa. Foto: Firman

“Masyarakat mendengar suara itu, kemudian mereka meningalkan aktifitas pertaniannya dan bergegas kembali ke kampung,” katanya.

Sementara itu, Dodi Irianto, pengelola yang tergabung dalam komunitas Uku Ncai (Kunci) mengatakan, tempat wisata alam ini sudah dibuka secara resmi 3 hari yang lalu. Sejak dibuka, wisatawan yang hadir tiap harinya mencapai ratusan orang.

Lokasi wisata alam itu menurutnya, berada di atas bukit. Sehingga wisatawan yang datang bisa menikmati hamparan hijau lokasi pertanian yang ada di bawahnya. Juga di tempat ini bisa melihat pemandangan laut dan Kota Bima.

Apalagi di malam hari, suasananya semakin indah karena kelap kelip lampu rumah yang ada di Kota Bima, Kecamatan Donggo dan sekitarnya.

“Ide pengembangan wisata alam ini muncul dari gagasan anak muda desa setempat, yang melihat ada potensi pariwisata alam yang bisa dikembangkan,” tambahnya.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *