oleh

Webinar Prospek Pariwisata di Kota Bima Direspon Positif Jubir Presiden RI

Kota Bima, Kahaba.- Webinar pariwisata dengan tema prospek Kota Bima sebagai destinasi wisata nasional dihelat di ruang rapat Walikota Bima, Selasa (9/3) dengan keynote speaker Juru Bicara Presiden Republik Indonesia M Fadjroel Rachman. Kegiatan tersebut juga mampu menyedot atensi pelaku wisata dan masyarakat untuk mengikutinya melalui zoom meeting.

Suasana Webinar Prospek Pariwisata di ruangan Walikota Bima. Foto: Ist

Dalam pemaparannya, Walikota Bima H Muhammad Lutfi melihat prospek Kota Bima sebagai daerah prioritas untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata nasional, karena letaknya yang strategis.

Dijelaskannya, secara geografis, Kota Bima berada di antara 2 daerah Destinasi Super Prioritas (DSP) yaitu KEK Mandalika dan Labuan Bajo. Di samping itu, Walikota juga menekankan sosio-cultural sebagai basis pengembangan pariwisata Kota Bima juga disertai dengan pemaparan berbagai objek wisata maupun komponen-komponen wisata yang ada.

Sementara itu, Fadjroel Rachman dalam webinar ini merespon secara positif, dengan memberi arahan tentang acuan pariwisata di tengah pandemi. Bahkan Jubir yang lebih suka disapa bung Fadjroel ini meminta dirinya di-tag dalam setiap promosi pariwisata Kota Bima.

Webinar Prospek Pariwisata di ruangan Walikota Bima. Foto: Ist

Respon yang sama juga disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Infrastruktur Kemenparekraf RI Hari Santosa. Menurutnya, setiap tempat memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata.

Dalam pemaparan singkatnya, bung Hari – begitu beliau disapa – menekankan ekonomi kreatif sebagai lokomotif penciptaan dan peran digital sebagai peran vital pemasaran di era digitalisasi sekarang.

Webinar yang diinisiasi oleh Disparpora Kota Bima ini ditutup oleh pemaparan dari Sekretaris Dinas Pariwisata NTB, Lalu Hasbulwadi. Secara ringkas dijelaskan 6 komponen Riparda Pemprov NTB dan pemetaan landscape Lawata yang masih menjadi objek utama wisata yang ada di Kota Bima.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru