oleh

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Dosen dan Staf STIE Bima

Kota Bima, Kahaba.- Tindak pidana penipuan mengatasnamakan dosen dan staf Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima terjadi Selasa malam (26/10). Dari kejadian itu, kampus setempat telah melaporkan secara resmi ke Polres Bima Kota.

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Dosen Dan Staf Stie Bima - Kabar Harian Bima
Pamflet imbauan stie bima. Foto: ist

Wakil Ketua III Bagian Kemahasiswaan STIE Bima Muhajirin mengungkapkan, Selasa malam kemarin sekitar pukul 20.00 Wita, penipu menelpon salah seorang mahasiswi, menyuruh agar besoknya pergi ke kampus dan memakai almamater.



“Saat itu, pelaku ini juga meminta agar dikirim nomor handphone mahasiswa dan mahasiswi lain. Oleh mahasiswi tesebut kemudian memberikannya, bahkan nomor handphone sejumlah dosen,” ungkap Muhajirin, Rabu (27/10).

Kata dia, saat menelpon sejumlah mahasiswi, pelaku selalu mengatasnamakan nama para dosen STIE Bima, termasuk nama dirinya dan salah satu dosen bernama Alwi.

“Oleh mahasiswi akhirnya mengirim pulsa hingga mencapai Rp 1 juta,” sebutnya.

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Dosen Dan Staf Stie Bima - Kabar Harian Bima
Imbauan stie bima. Foto: ist

Aksi penipuan itu pun diketahui saat mahasiswi yang mengirim pulsa menelpon kembali dosen Alwi, mengabarkan jika jika sudah dikirim pulsa sebanyak Rp 1 juta.

‘Pak Alwi kaget dan bertanya pulsa untuk apa,” katanya.

Karena tindak pidana ini dinilai meresahkan dan sudah ada korban, Muhajirin bersama korban mendatangi Mako Polres Bima Kota untuk melaporkannya secara resmi.

“Sudah kita lapor malam itu juga,” ujarnya.

Di ujung keterangannya Muhajirin meminta kepada masyarakat, terutama civitas akademika STIE Bima untuk waspada. Karena dosen dan staf STIE Bima tidak pernah dan tidak akan pernah meminta
transfer pulsa, transfer uang, minta hadiah ataupun modus lainnya.

“Jika mendapat pesan dari oknum yang mencurigakan mengatasnamakan dosen dan staf STIE Bima, segera melaporkan ke Humas STIE Bima,” sarannya.

Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru