oleh

Lestarikan Kearifan Lokal, SMAN 1 Palibelo Gelar Dialog Pemajuan Budaya

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah Launching Program Sabtu Budaya dan Gerakan Ayo Bercita-Cita, SMAN 1 Palibelo Kabupaten Bima menggelar agenda Dialog Pemajuan Budaya, di halaman sekolah setempat, Jumat (17/9).

Lestarikan Kearifan Lokal, SMAN 1 Palibelo Gelar Dialog Pemajuan Budaya
Kegiatan dialog pemajuan budaya yang dihelat SMAN 1 Palibelo. Foto: Ist

Kegiatan dimaksud dihadiri perwakilan Dinas Dikbud Provinsi NTB H Aidy Furqan, Kepala Cabang Dinas Dikbud Kota dan Kabupaten Bima Anwar, Kepala SMAN 1 Palibelo Erot Sutianah, Camat Palibelo, Budayawan Bima, perwakilan Dinas Pariwisata, Kepala Museum ASI Mbojo Alan Malingi, Budayawan Palibelo, perwakilan kepala desa dan puluhan pelajar.

Kepala SMAN 1 Palibelo Kabupaten Bima Erot Sutianah dalam laporan menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan bentuk perhatian lembaga pendidikan terhadap kondisi dan realita budaya saat ini. Karena di era modern ini, budaya sudah semakin bergeser karena teknologi.

“Akhirnya, berdampak pada berkurangnya kepedulian untuk menjaga budaya daerah. Untuk itu melalui dialog pemajuan budaya ini, kita bisa melestarikan kembali apa yang telah diajarkan leluhur,” ujarnya.

Dia menjelaskan, melalui kegiatan dialog tersebut juga para pelajar yang menjadi agen perubahan dan masa depan bangsa, mampu menyerap semua informasi sejarah dan budaya yang disampaikan pemateri. Sehingga ke depan bisa terus melestarikan budaya, serta bisa menciptakan ide kreatifnya dalam memperkenalkan budaya kearifan lokal, baik itu kesenian, budaya, wisata daerah melalui aplikasi digital.

“Kami berharap dari kegiatan dialog pemajuan budaya ini bukan hanya pelajar yang menjadi agen budaya. Namun peserta lain yang hadir bisa ikut berperan melakukan hal yang sama, yaitu membantu menyebarluaskan tentang kearifan budaya lokal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB H Aidy Furqan sangat mengapresiasi kegiatan dialog pemajuan budaya tersebut, apalagi mulai penyambutan awal acara dia beserta rombongan telah disuguhkan sejumlah kesenian dan budaya Bima.

“Mengingat kemajuan teknologi yang begitu cepat, dikhawatirkan pelajar tidak mampu menghadapi tantangan zaman. Maka dengan adanya kegiatan dialog ini, upaya pelestarian budaya dapat berjalan dengan baik. Untuk itu kami mengajak semua pihak untuk menyumbangkan ide serta konsep membangun budaya,” ajaknya.

*Kahaba-04

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru