oleh

Sumbangsih Minimalisir Banjir, Mahapeta STIE Bima Penghijauan di Lambitu

Kota Bima, Kahaba.- Beberapa bulan terakhir, Kota Bima dan Kabupaten Bima selalu dihantui ancaman bencana banjir. Upaya minimalisir hal itu, STIE Bima melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mahapeta) menggelar kegiatan penghijauan di Desa Teta Kecamatan Lambitu, Minggu (23/1).

Sumbangsih Minimalisir Banjir, Mahapeta STIE Bima Penghijauan di Lambitu - Kabar Harian Bima
Ketua STIE Bima Firdaus bersama mahasiswa Mahapeta, jajaran Pemerintah Desa Teta dan TNI saat menanam di pegunungan Lambitu. Foto: Ist

Kegiatan penghijauan tersebut melibatkan seluruh civitas akademik STIE Bima. Baik Pimpinan Lembaga, dosen, karyawan dan mahasiswa seluruh angkatan STIE Bima.



“Peserta dari kegiatan penghijauan ini adalah seluruh keluarga besar STIE Bima. Pemerintah dan masyarakat Desa Teta juga terlibat aktif,” ujar Muhammad Arjun, Ketua Mahapeta STIE Bima, Senin (31/1).

Baca:   BI Sosialisasi Kebanksentralan di STIE Bima

Dipilihnya Desa Teta untuk awal tahun ini kata dia, karena Teta merupakan salah satu hulu baik Kota Bima maupun sebagian kabupaten Bima. Dengan harapan dapat meminimalisir kiriman air ke bagian hilir yang menyebabkan banjir.

Sumbangsih Minimalisir Banjir, Mahapeta STIE Bima Penghijauan di Lambitu - Kabar Harian Bima
Foto bersama Ketua STIE Bima Firdaus bersama mahasiswa Mahapeta, jajaran Pemerintah Desa Teta dan TNI saat penghijauan di pegunungan Lambitu. oto: Ist

“Ada ribuan pohon yang kami tanam. Mudah-mudahan pohon-pohon ini tumbuh subur,” harapnya.

Sementara itu, Ketua STIE Bima Firdaus menjelaskan bahwa STIE Bima terus meningkatkan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Salah satunya adalah penghijauan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

Baca:   CWC STISIP Penghijauan di Gunung Lelamase

“Jadi dalam pelaksanaan pendidikan tinggi ada yang disebut tridharma perguruan tinggi, yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, salah satu bentuknya adalah penghijauan,” papar alumni SMAN 1 Kota Bima ini.

Kegiatan penghijauan menurutnya, rutin dilaksanakan oleh STIE Bima dan tetap melibatkan seluruh civitas STIE Bima.

“Tahun lalu kami penghijauan di Palama, Kecamatan Donggo. Alhamdulillah, awal tahun ini di Desa Teta, Lambitu,” jelas pria yang akrab disapa Fedo ini.

Baca:   Jelang BBGRM, Pemerintah Kecamatan Belo Gelar Penghijauan
Sumbangsih Minimalisir Banjir, Mahapeta STIE Bima Penghijauan di Lambitu - Kabar Harian Bima
Ketua STIE Bima Firdaus bersama mahasiswa Mahapeta, jajaran Pemerintah Desa Teta dan TNI saat penghijauan di pegunungan Lambitu. Foto: Ist

Dirinya berharap, penghijauan oleh STIE Bima ini dapat memberikan manfaat untuk mengurangi banjir. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus melakukan penghijauan.

“Ayok kita hijaukan lagi Tanah Bima ini. Kita buat Bima menjadi salah satu paru-paru Indonesia,” ajaknya.

Tidak lupa, mantan Ketua HIPMI Kota Bima ini menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pemerintah Desa Teta. Karena sudah mengsuport dan terbuka terhadap kegiatan penghijauan tersebut.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.