Gerakan Ekonomi Masyarakat, PLN Beri Pelatihan untuk Petani Kopi di Tambora

Kabupaten Bima118 Dilihat

Kabupaten Bima, Kahaba.- PLN NTB melalui PLN UP3 Bima dalam waktu dekat aka memberikan pelatihan bagi petani kopi di wilayah Lereng Gunung Tambora, Kecamatan Tambora Kabupaten Bima.

Gerakan Ekonomi Masyarakat, PLN Beri Pelatihan untuk Petani Kopi di Tambora - Kabar Harian Bima
Petani di Tambora saat menanam kopi. Foto: Ist

Kegiatan yang akan dilaksanakan Juli 2022 merupakan rangkaian kegiatan kepedulian PLN sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, dalam bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).



Manager PLN UP3 Bima Jimy Indra Baskara menyampaikan, kegiatan pelatihan nantinya bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka), menghadirkan tenaga profesional yang akan memberikan pelatihan kepada kurang lebih 20 Petani Kopi Tambora. Pelatihan itu dimulai dari tahap pembibitan, penanaman, pemeliharaan sampai dengan pengolahan dan pemasaran.

Baca:   Dukung Pelaksanaan FPT, PLN Bangun Jaringan Sepanjang 2 KM

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para petani Kopi Tambora selain mampu menghasilkan biji kopi yang baik dari kualitas dan kuantitas, juga dapat mengelola dan mengolah hasil panen serta memasarkannya, sehingga mampu meningkatkan pendapatan mereka,” ujarnya, Kamis (30/6).

Jimy menjelaskan, semoga kegiatan TJSL PLN dalam bentuk pelatihan ini dapat membantu masyarakat atau petani Kopi Tambora untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen yang berujung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca:   Disengat Listrik, Pria 60 Tahun Jatuh dari Lantai Dua

“Selain itu, diharapkan Kopi Tambora bisa dikenal dan dinikmati tidak hanya di Indonesia, bahkan bisa sampai menembus pasar internasional,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan petani Kopi Tambora Helmi mengapresiasi dan merasa sangat antusias dengan akan diadakannya pelatihan petani Kopi Tambora.

“Kami berterima kasih kepada PLN sudah mau memperhatikan petani kopi, dengan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya. Sehingga ke depan bisa hidup sejahtera secara ekonomi,” tambahnya.

Baca:   Ini Perkembangan Sidang Kasus Korupsi Dana Beasiswa dan Kopi Tambora

*Kahaba-04


Komentar