Ketua KONI Kota Bima Terima Api Obor Porprov dari KONI NTB

Kota Bima, Kahaba.- Ketua KONI Kota Bima Feri Sofyan menerima penyerahan Api Obor Porprov ke-X dari Pengurus KONI NTB H Muharis, di halaman Kantor Pemkot Bima, Jumat (7/12). Penyerahan Api Obor tersebut dirangkaikan dengan pelepasan kontingen tahap pertama menuju Mataram.

Ketua KONI Kota Bima saat menerima Api Obor Porprov NTB. Foto: Deno

Rombongan pengarak Api Obor Porprov dipimpin oleh Kabid IPTEK Olahraga Dinas Pariwisata Provinsi NTB H Hari Gunawan. Peserta kirab atau pengarak api berjumlah 60 pesepeda yang berasal dari berbagai klub sepeda se-NTB. Dari Bima ada 7 pesepeda yang ikut serta yaitu dari Bima Cycling Club (BCC).

“Api obor berasal dari gunung Api Sangiang. Malam ini api akan ditempatkan di halaman kantor Walikota Bima untuk melanjutkan kirab ke Kabupaten Dompu keesokan hari,” ujarnya.

Ketua KONI Kota Bima Feri Sofiyan menyampaikan ucapan selamat kepada peserta kirab pengarak api Porprov yang telah tiba di Kota Bima dengan selamat.

Saat sambutannya, pria yang juga Wakil Walikota Bima menyampaikan, malam ini merupakan pelepasan pertama kontingen yang akan berlaga di Porprov NTB. Atas nama Pemerintah Kota Bima, dirinya menitip harapan agar para atlet bisa menjadi yang terbaik ditiap cabang olahraga.

“Saya berharap agar para atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas. Tidak ada guna pulang dengan medali emas, kalau medali tersebut tidak diraih dengan cara yang sportif,” katanya.

Feri juga mengimbau, agar seluruh kontingen yang berangkat tetap berhati-hati. Hindari euforia yang berlebihan, apalagi Mataram kemarin baru saja dilanda bencana alam gempa bumi. Fokus pada tujuan dan bisa mengharumkan nama baik Kota Bima.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya lepas Kontingen Kota Bima, dengan harapan para atlet bisa menjadi yang terbaik dan mengharumkan nama baik Kota Bima di tingkat Provinsi NTB,” ucapnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *