Menang Adu Penalti, Setda FC Melaju ke Final Korpri Cup

Kota Bima, Kahaba.- Pertandingan semifinal Korpri Cup antara Setda FC melawan SMKN 3 FC di Stadion Manggemaci Kota Bima, Senin (21/1) berjalan seru. Jual beli serangan ditunjukan kedua tim sepanjang waktu 2 kali 30 menit.

Foto bersama Setda FC melawan SMKN 3 FC. Foto: Eric

Pada akhirnya, skor imbang 0-0 dan memaksa tendangan adu penalti. Dalam adu mental dan teknik tersebut Setda FC mampu menang 3-0.

Di babak pertama, kedua tim bermain lamban. Hanya umpan pendek dan memainkan bola di tengah lapangan. Permainan monoton dan membosankan.

Pada menit ke-23 Setda FC memperoleh peluang pertama lewat kaki penyerang Farhan yang mendapatkan umpan lambung dari gelandang Imran. Hanya saja, tendangan datar tersebut mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang SMKN 3 FC Munir.

Jelang babak pertama berakhir, gawang Setda FC yang dikawal Ferys sempat terancam melalui kaki penyerang Mustafa. Sayang peluang tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan baik, karena tendangannya terlalu lemah. Babak pertama berakhir, skor tetap imbang 0-0.

Babak kedua dimulai, permainan kedua tim juga masih melamban. Terkesan melakukan ritme sedang, dan sesekali melakukam serangan balik.

Baik Setda FC mencoba melalukan rotasi pemain dengan memasukan penyerang Muzamil, dan SMKN FC memasukan penyerang Anas. Tapi tidak mampu mengubah skor pertandingan, hingga peluit berakhir skor masih bertahan 0-0 dan memaksakan tendangan penalty.

Dalam adu penalty tersebut, 3 eksekutor Setda FC Farhan, Arifin dan Edy berhasil berhasil menyarangkan bola dengan baik. Sedangkan 3 penendang SMKN 3 FC Syafruddin, Fauzan dan Ilham berhasil ditepis penjaga gawang Setda FC.

Berkat kemenangan 3-0 tersebut, Setda FC berhasil melaju ke Final dan menunggu pemenang antara Dikes FC melawan Pol PP FC Besok Selasa (22/1).

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *