Karang Taruna Santi Adakan Turnamen Sepakbola Mini SD dan SMP

Kota Bima, Kahaba.- Dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 tahun 2019, Karang Taruna Kawinda Kelurahan Santi akan membuka dan melaksanakan turnamen sepakbola mini tingkat SD dan SMP se-Kota Bima, Agustus mendatang.

Ilustrasi

Ketua Panitia Pelaksana Junaidin menyampaikan, turnamen tersebut merupakan kegiatan perdana pengurus baru Karang Taruna Kawinda periode 2019-2022. Pendaftaran akan dimulai tanggal 25 Juli hingga 11 Agustus.

Tiap kelurahan yang ingin ikut mendaftar, tidak dibatasi jumlah clubnya. Yang penting para pemain memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan panitia.

“Pemain harus menyerahkan raport asli dan akta kelahiran, syarat itu untuk memastikan bahwa pemain masih seorang pelajar,” ujarnya, Rabu (24/7).

Kata Junaidin, biaya pendaftaran tiap club SD dan SMP sebanyak Rp 300 ribu. Saat mendaftar langsung, club membawa uang DP sebanyak Rp 150 ribu. Sementara tempat pendaftaran bisa mendatangi panitia di RT 06 RW 03 Kelurahan Santi dan bisa menghubungi kontak person panitia.

Pamflet turnamen sepakbola yang digelar Karang Taruna Santi. Foto: Ist

“Bagi yang berminat untuk mendaftar, silakan hubungi Furkan (085338184445) dan Fikar (085339488338),” sebutnya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kawinda Kelurahan Santi Deni menjelaskan, turnamen itu merupakan ajang silaturahmi dengan seluruh pengurus karang taruna se-Kota Bima. Dirinya pun berharap, setiap pengurus karang taruna kelurahan, bisa berpartisipasi pada turnamen tersebut.

Deni juga berharap agar panitia pelaksana turnamen bisa menjalankan tugasnya dengan baik, agar pelaksanaan turnamen mulai dari awal hingga akhir bisa berjalan dengan baik dan maksimal.

“Untuk mensukseskan turnamen ini, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak tentu sangat kami harapkan,” tuturnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *