oleh

POMSTI STIE Bima Gelar Turnamen E-Sport

Kota Bima, Kahaba.- Fasilitasi para Gamers menyalurkan bakat dan kemampuan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persatuan Olahraga Mahasiswa STIE BIMA (POMSTI) mengadakan Turnamen E-Sport, Sabtu (27/3). Rencananya Kegiatan tersebut digelar selama lima hari dan dipusatkan di auditorium STIE Bima.

Ketua STIE Bima saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Turnamen E-Sport yang digelar POMSTI STIE. Foto: Ist

Ketua UKM POMSTI STIE Bima Syabahul Khair menjelaskan kegiatan tersebut dibagi 3 kategori  yang dilombakan yaitu, Devisi Game PUBG, Free Fire dan Mobile Lagend.

“E-Sport ini melibatkan para gamers se-Pulau Sumbawa,“ ujarnya.

Syabahul mengaku kegiatan tersebut mendapatkan respon luar biasa dari peserta. Terbukti seratus lebih slot sudah terisi. Bahkan slot yang disiapkan sudah penuh. Tapi karena ada permintaan dari banyak gamers, terpaksa dibuka lagi.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Bima, Muhajirin menegaskan turnamen yang diselenggarakan POMSTI itu merupakan rangkain kegiatan mahasiswa yang sudah terjadwal. “Beberapa waktu lalu, mahasiswa kami sudah melakukan beberapa agenda kegiatan. Sekarang giliran POMSTI dengan turnamen Gamenya,” beber pria ramah ini.

Diakui Jirin – sapaan akrabnya – pihaknya tidak ingin membatasi mahasiswa hanya pada kegiatan yang berkaitan langsung dengan ekonomi. Namun juga tetap menfasilitasi dalam berbagai kegiatan, tapi pada dasarnya tetap dalam penguatan kapasitas sebagai sarjana ekonomi.

“Kami memang menuntut mahasiswa untuk terus kreatif dalam mengikuti perkembangan zaman. Karena kami yakin, pengusaha yang hebat adalah orang yang bisa membaca dan menangkap peluang sesuai perkembangan zaman,” urainya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut sudah disesuaikan dengan standar protokol Covid-19. Karena harus diakui, saat ini masyarakat masih dihantui wabah tersebut.

Foto bersama Ketua STIE Bima dan POMSTI STIE disela-sela Turnamen E-Sport. Foto: Ist

“Kondisi kita masih belum normal seperti dulu, namun demikian aktivitas juga tidak bisa kita hentikan secara total. Yang terpenting adalah kita mengikuti protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan pemerintah,” jelasnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Ketua STIE Bima, Firdaus. Dalam kompetisi wajib hukumnya mengedepankan sportivitas.

“Saat kita sedang berkompetisi, maka seluruh pemain adalah kesatria. Dan seorang kesatria selalu identik dengan sifat sportivitas,” ungkapnya.

Untuk menjadi juara kata Ketua SAC Kota Bima ini, dibutuhkan beberapa strategi dan kecakapan. Bukan hanya mahir atau cakap dalam memainkan game, namu kekompakan tim juga menjadi penentu.

“Semahir apapun saudara bermain game, kalau tidak didukung tim yang solid dan tidak ada kepercayaan satu sama lain, saya yakin saudara akan gagal,” pesan pria alumni SMAN 1 Kota Bima ini.

Untuk itu, dia berharap para pemain menikmati permainan dengan gembira. Sehingga ke depan melahirkan gamers yang berjiwa kesatria.

“Pesat tersirat dari permainan game adalah melatih kekompakan kita, kecakapan sosial, kesabaran, sikap tanpa menyerah dan lain-lain. Semoga hal itu  kita peroleh dalam kompetisi ini,” harapnya.

Tidak lupa pria kelahiran 1977 ini mengingatkan kepada peserta untuk taat pada protokol kesehatan. Karena panitia sudah menyiapkan segala kebtuhan sesuai dengan protokol kesehatan.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru