Kota Bima, Kahaba.- Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kota Bima menggelar workshop pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran, yang dirangkaikan dengan restrukturisasi kepengurusan masa bakti 2026–2030, di Aula SMPN 7 Kota Bima, Kamis 30 Juli 2026.
Ketua MGMP IPS Kota Bima, Maria Ulfah menjelaskan, workshop tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi AI, untuk menyusun perangkat ajar berbasis pembelajaran mendalam (deep learning), sekaligus memperkuat organisasi MGMP melalui penyegaran kepengurusan.
Ia menegaskan, guru dituntut terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
“Kita harus memiliki komitmen bersama untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan saat ini. Guru tidak boleh tertinggal dari perkembangan teknologi,” ujarnya.
Menurut Maria, MGMP menjadi wadah strategis bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan menyusun berbagai program yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bima.
Dijelaskannya, restrukturisasi kepengurusan merupakan agenda rutin setiap empat tahun. Penyegaran organisasi diperlukan agar program-program MGMP dapat terus berjalan optimal, terlebih sejumlah pengurus sebelumnya kini telah mengemban amanah sebagai kepala sekolah maupun pengawas.
“Dengan kepengurusan baru nanti, kami berharap kolaborasi antaranggota semakin kuat sehingga berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dikpora Kota Bima A Haris Kurniawan, mengapresiasi langkah MGMP IPS yang mulai memanfaatkan AI sebagai bagian dari inovasi pembelajaran.
Menurutnya, penguasaan teknologi harus diikuti dengan kemampuan menyusun metode pembelajaran yang kreatif, menarik, dan seragam sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan peserta didik di ruang kelas.
“Guru harus mampu menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi. Yang paling penting, hasilnya dapat meningkatkan kualitas proses belajar siswa,” tegasnya.
Ia juga berharap proses restrukturisasi kepengurusan berjalan lancar dan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa MGMP IPS semakin aktif berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bima.
“Semoga kepengurusan yang baru memiliki komitmen kuat untuk terus berkolaborasi dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi dunia pendidikan,” harapnya.
*Kahaba-04













