Kota Bima, Kahaba.- Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin menegaskan bahwa perayaan Idul Fitri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperbaiki diri dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Itu disampaikan saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bima, Sabtu pagi 21 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang saling memaafkan serta memperkuat tali silaturahmi antar sesama.
“Idul Fitri bukan hanya momen perayaan, tetapi juga refleksi untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan daerah agar suasana kondusif tetap terjaga, terutama pasca perayaan hari besar keagamaan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan perkembangan pembangunan RSUD Kota Bima yang dalam waktu dekat akan mulai beroperasi.
Ia berharap kehadiran fasilitas kesehatan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Inshaa Allah dalam waktu dekat RSUD Kota Bima akan beroperasi dan diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, Wali Kota mengakui bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat meski dihadapkan pada keterbatasan kemampuan fiskal.
“Kami terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal yang ada,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menghadapi berbagai tantangan ke depan dengan semangat kebersamaan.
“Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi setiap tantangan yang ada dan terus membangun Kota Bima menjadi lebih baik,” tambahnya.
*Kahaba-01













