Kabar Kota Bima

Tekan Risiko Stunting, Wali Kota Bima Salurkan 3 Ton Beras untuk Warga

8
×

Tekan Risiko Stunting, Wali Kota Bima Salurkan 3 Ton Beras untuk Warga

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima menyalurkan bantuan pangan berupa 3 ton beras kepada 300 anak dan keluarga penerima manfaat yang berisiko stunting. Bantuan tersebut diserahkan langsung Wali Kota Bima, H A Rahman H Abidin, di halaman Puskesmas Paruga, Senin 26 Oktober 2026.

Wali Kota Bima foto bersama dengan penerima manfaat bantuan beras. Foto: Eric

Wali Kota Bima mengatakan penyaluran beras cadangan pangan pemerintah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kerawanan pangan, khususnya keluarga dengan anak berisiko stunting.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar penyaluran beras, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kesulitan sekaligus menjaga harapan bagi masa depan anak-anak Kota Bima.

“Kita ingin memastikan bahwa keluarga yang membutuhkan mendapat perhatian, dan anak-anak kita memiliki kesempatan untuk tumbuh lebih sehat, kuat, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Wali Kota berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat dan membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Ia juga menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya melalui bantuan pangan. Upaya tersebut harus disertai pemenuhan gizi yang memadai, pelayanan kesehatan, pemantauan pertumbuhan anak melalui posyandu, pola asuh yang baik, sanitasi, serta lingkungan yang sehat.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama agar upaya pencegahan dan penurunan stunting berjalan berkelanjutan serta mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima Gufran mengatakan, stunting merupakan tantangan bersama karena tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan kecerdasan dan kualitas generasi mendatang.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut bertujuan meringankan beban pengeluaran keluarga, sekaligus meningkatkan akses pangan bagi keluarga berisiko stunting.

“Bantuan pangan beras hari ini berjumlah 3 ton dengan sasaran 300 anak dan keluarga penerima manfaat. Penyalurannya mencakup tiga puskesmas, yakni Puskesmas Paruga, Mpunda, dan Asakota, masing-masing untuk 100 penerima manfaat,” tambahnya.

*Kahaba-04