Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bima mencatat telah menangani 62 kejadian kebakaran di tahun 2025. Data tersebut menunjukkan masih tingginya potensi kebakaran di wilayah Kota Bima.
Kepala Dinas Damkar Kota Bima, Abdul Rafik mengungkapkan, puluhan kejadian tersebut tersebar di berbagai objek dan lokasi.
“Selama tahun 2025, tercatat sebanyak 62 kasus kebakaran yang berhasil ditangani petugas Damkar,” ujarnya, Rabu 27 Januari 2026.
Ia merinci, dari total kasus tersebut terdiri atas 18 kasus kebakaran rumah dan permukiman, 24 kasus kebakaran lahan, 1 kasus kebakaran rumah sakit, 1 kasus kebakaran kantor, 2 kasus kebakaran alat transportasi, 4 kasus kebakaran pasar, ruko dan bank, serta 12 kasus kebakaran lainnya.
Menurut Abdul Rafik, sebagian besar kejadian kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik, kelalaian manusia, serta faktor lain yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Maka dari itu, kami terus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan kondisi cuaca saat ini yang masih didominasi hujan lebat disertai angin kencang, potensi kebakaran tetap perlu diantisipasi.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan instalasi listrik yang aman, tidak memakai beban listrik berlebihan, serta memastikan peralatan elektronik yang digunakan telah berstandar SNI.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah, tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan potensi kebakaran kepada petugas Damkar.
“Kewaspadaan bersama menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran,” tambahnya.
*Kahaba-04













