Kabupaten Bima, Kahaba.- Hujan sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Bima sejak Rabu malam hingga Kamis 22 Januari 2026 menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan. Puluhan rumah warga di Kecamatan Tambora dan Palibelo terendam, akibat drainase tidak mampu menahan debit air dari pegunungan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima M Nurul Huda mengungkapkan, di Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora, banjir terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Air meluap ke permukiman warga dan jalan raya dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 30 sentimeter.
“Sebanyak 48 unit rumah atau 48 KK terdampak yang tersebar di tiga RT,” sebutnya.
Selain rumah warga, banjir juga merendam SDN 02 Labuan Kananga serta Kantor Desa Labuan Kananga. Beruntung, banjir berangsur surut pada siang hari dan tidak ada warga yang mengungsi.
“Saat ini, warga bergotong royong membersihkan lumpur sisa banjir,” terangnya.
Sementara itu, banjir juga melanda Desa Bre, Kecamatan Palibelo, sekitar pukul 19.00 Wita. Luapan air setinggi 10 hingga 50 sentimeter menggenangi rumah warga, jalan pemukiman, serta lahan pertanian di RT 01 dan RT 02.
Sebanyak 6 unit rumah atau 6 KK (19 jiwa) terdampak. Banjir di wilayah ini disebut kerap terjadi setiap hujan deras, akibat drainase yang sempit serta banyaknya sampah yang menyumbat aliran air di jembatan.
BPBD Kabupaten Bima telah melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, TNI-Polri, serta dinas terkait untuk pendataan dan penanganan darurat.
“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor,” Imbau Nurul Huda.
*Kahaba-01













