Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Bima turun monitoring kinerja pamong belajar dan tutor kesetaraan pada 20 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang menerima bantuan operasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan layanan pendidikan nonformal di PKBM berjalan sesuai standar dan mampu memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Dikpora Kota Bima H Mahfud mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran pada program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C berjalan sesuai kurikulum yang berlaku.
“Selain memantau proses pembelajaran, kami juga ingin memastikan kedisiplinan tenaga pendidik, kehadiran pamong belajar serta tutor di masing-masing lembaga,” ujarnya, Senin 9 Maret 2026.
Sementara itu, Kabid PNFI Dikpora Kota Bima Slamet Riadi menjelaskan, monitoring dilakukan selama satu pekan dengan menerjunkan tim dari Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) untuk meninjau langsung ke setiap PKBM.
Beberapa indikator yang dipantau antara lain administrasi pembelajaran, kelengkapan dokumen seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), metode tutorial yang digunakan tutor, penggunaan media pembelajaran, serta interaksi tutor dengan warga belajar.
Salah satu lembaga yang dimonitor adalah PKBM Bundaku. Kepala PKBM Bundaku Nurlailah menyampaikan bahwa proses pembelajaran di lembaganya berjalan aktif dan terjadwal.
Menurutnya, PKBM Bundaku memiliki 10 tutor, terdiri dari 6 tutor non-Dapodik dan 4 tutor yang terdaftar di Dapodik. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada kelas pagi dan siang hari menyesuaikan ketersediaan waktu para tutor.
“Alhamdulillah program Paket A, B, dan C berjalan dengan baik dan warga belajar cukup aktif mengikuti proses pembelajaran,” ungkapnya.
*Kahaba-04













