Kabupaten Bima

Cuaca Ekstrem Mengancam, Bupati Bima Tetapkan Status Tanggap Darurat

1
×

Cuaca Ekstrem Mengancam, Bupati Bima Tetapkan Status Tanggap Darurat

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Ady Mahyudi resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bima. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Bima Nomor 118.45/51/07.04 Tahun 2026, tertanggal 21 Januari 2026.

Bupati Bima Ady Mahyudi. Foto: Ist

Keputusan ini diambil menyusul hasil Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Fatahullah menjelaskan, status tanggap darurat tersebut mencakup sembilan kecamatan, yakni Sanggar, Bolo, Woha, Monta, Palibelo, Tambora, Ambalawi, Wera, dan Soromandi.

“Status tanggap darurat ini diberlakukan selama 14 hari, terhitung mulai 21 Januari hingga 3 Februari 2026, dan dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan penanganan di lapangan,” terangnya, Jumat 23 Januari 2026.

Fatahullah mengakui, penetapan status tersebut juga didasarkan pada prakiraan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Wilayah Nusa Tenggara Barat, termasuk Kabupaten Bima, diprediksi akan mengalami kondisi cuaca berawan hingga hujan lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai 45 kilometer per jam pada awal periode, dan sekitar 35 kilometer per jam pada akhir pekan, yang berlangsung selama 22 hingga 28 Januari 2026.

“Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, di antaranya dengan memeriksa kondisi atap rumah, memangkas ranting dan pohon yang rimbun atau rapuh agar tidak tumbang saat angin kencang,” katanya.

Warga juga diminta membersihkan saluran air dan selokan agar tidak tersumbat sampah, guna mencegah genangan dan banjir. Selain itu, masyarakat diimbau agar berhati-hati saat berkendara, terutama di tengah hujan lebat dan angin kencang.

“Pemerintah Kabupaten Bima memastikan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor guna meminimalisasi dampak bencana serta melindungi keselamatan masyarakat,” tambahnya.

*Kahaba-01