Kota Bima, Kahaba.- Sat Polairud Polres Bima Kota mengevakuasi 5 awak KMN Putri Novi yang mengalami kecelakaan laut, setelah kapal yang ditumpangi menabrak karang dan kandas di perairan Toro Mangeata-Gili Banta, Kamis malam 18 Juni 2026.
Kasat Polairud Polres Bima Kota IPTU Sarif Rijaidinsyah menjelaskan, kapal nelayan GT 5 berlayar dari Nangalili, NTT menuju Pelabuhan Sape dengan membawa muatan ikan dan es.
Saat melintas di perairan Tanjung Toro Mangeata-Gili Banta, kapal diduga kehilangan kendali akibat arus laut yang kuat dan kondisi pasang surut, sehingga terseret hingga menabrak karang dan kandas.
“Mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 21.00 Wita, personel Sat Polairud bersama PSDKP dan nelayan Sape segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Diakui Kasat, tim tiba sekitar pukul 23.42 Wita dan mengevakuasi seluruh kru kapal dalam kondisi selamat dan sehat. Sementara para awak kapal dibawa ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPI) Sape dan tiba dengan aman sekitar pukul 02.35 Wita, Jumat 19 Juni 2026.
“Kami bersyukur seluruh kru berhasil dievakuasi dengan selamat. Ini menjadi pengingat bagi para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut sebelum berlayar,” ujar Sarif.
Ia menambahkan, untuk KMN Putri Novi saat ini masih berada di lokasi kejadian dalam kondisi kandas.
*Kahaba-01













