Kota Bima, Kahaba.- Untuk memastikan bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) benar-benar memberikan manfaat optimal, Dinas Sosial Kota Bima melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) bersama SDM Program Keluarga Harapan (PKH) turun survei lapangan kepada para penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H Lalu Sukarsana mengatakan, pemantauan ini dilakukan guna mengevaluasi progres rehabilitasi rumah, mengecek kualitas material yang digunakan, serta memastikan kondisi bangunan telah memenuhi standar rumah layak huni, sehat, dan aman.

“Tim turun langsung untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai standar. Kami ingin bantuan ini benar-benar meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat penerima,” ujarnya, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, survei juga memastikan bahwa rumah penerima memang dalam kondisi tidak layak huni sebelum diperbaiki, serta mengalami perubahan signifikan setelah proses rehabilitasi berjalan.
Program RST sendiri bersumber dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, dengan total 13 unit rumah yang tersebar di 10 kelurahan di Kota Bima.
Sementara itu, Sekretaris Dinsos Kota Bima, Rusdhan AR menambahkan, pengawasan lapangan juga bertujuan menjamin ketepatan sasaran. Penerima bantuan dipastikan berasal dari keluarga fakir miskin atau kelompok rentan yang memenuhi kriteria.
Selain perbaikan fisik rumah, program RST juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga penerima melalui integrasi dengan program pemberdayaan.
“Survei ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam penyaluran bantuan. Kami berharap ke depan alokasi program RST dari Kemensos dapat terus ditingkatkan,” harapnya.
*Kahaba-04











