Kabar Kota Bima

Ekonomi Indonesia Pulih, Ilham Puji Kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

568
×

Ekonomi Indonesia Pulih, Ilham Puji Kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemulihan ekonomi Indonesia mendapat apresiasi cukup baik dari Negara lain. Hal itu ditandai dengan beberapa pernyataan dan pertanyaan yang disampaikan delegasi-delegasi Negara G-20 lalu. Pemulihan ekonomi Indonesia relatif cukup stabil dan pulih lebih cepat di tengah hantaman pandemi global Covid-19. Pemulihan ekonomi Indonesia menguat 5,44 persen di triwulan II berdasarkan data kementerian keuangan.

“Alhamdulillah, Indonesia mendapatkan apresiasi sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi dan memulihkan ekonominya dengan cepat,” ungkap Presiden Joko Widodo saat menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2023 beserta Nota Keuangannya di Depan Rapat Paripurna DPR, Selasa (16/8).

Ekonomi Indonesia Pulih, Ilham Puji Kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - Kabar Harian Bima
Ekonomi Indonesia Pulih, Ilham Puji Kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - Kabar Harian Bima
Ilham A Rasul pengurus DPD I Golkar NTB. Foto: Ist

Terkait dengan hal itu, Ilham A Rasul pengurus DPD I Golkar NTB yang dimintai pandangannya mengatakan, keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam mengendalikan Covid-19 dan stabilitas Ekonomi tidak terlepas dari peran besar dan kelihaian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Peran Menteri sangat besar dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia ditengah pandemi. Pak Menteri bukan saja berhasil menstabilkan ekonomi melainkan juga memastikan ekonomi Indonesia pulih lebih cepat” ucap Ilham mantan Ketua DPP KNPI dengan tegas.

Menurutnya, keberhasilan Menko ekonomi akan menjadi sejarah dan legecy yang telah tercatat oleh bangsa Indonesia.

“Kita bisa melihat, di era digital ini catatan-catatan tentang keberhasilan Menko, Pak Airlangga sangat mudah kita jumpai dalam genggaman tangan kita” ujarnya santai.

Mantan Ketua PTKP HMI Cabang Makassar ini mengatakan bahwa Indonesia sendiri di bawah koordinasi Menko Bidang Perekonomian telah mampu membuat vaksin sendiri.

“Atas keberhasilan itu, Pak Airlangga telah membuat rule model penangan pandemi global bersama dengan tim dari Universitas Negeri Ternama Indonesia, Universitas Indonesia. Rule model dalam bentuk buku yang akan menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia bahkan Negara lain dalam menangani pandemi global” tegasnya lagi.

Menurut Ilham, Airlangga Hartarto dipercaya oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri bukan hanya karena Ketua Umum Partai Besar yaitu Partai Golkar melainkan memang sangat mengerti tentang Ekonomi.

“Kalau soal Ekonomi, beliau adalah ahlinya. itu dibuktikan dengan ditunjuknya beliau sebagai menteri perindustrian di periode pertama dan sebagai Menko Perekonomian diperiode kedua. Dan ditangan beliau dua kementerian tersebut sukses besar” lanjut putra NTB ini.

Selain soal penangan pandemi dan stabilitas ekonomi ditengah Pandemi, Ilham juga dengan menyampaikan peran Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar di tengah memanasnya kondisi politik Nasional. Ia menyampaikan bahwa Airlangga Hartarto selain ekonom handal yang telah teruji kapasitas dan kapabilitasnya, beliau juga adalah politisi ulung. Politisi sejuk yang punya tangan dingin dalam memimpin partai politik.

“Airlangga selalu menunjukan dirinya sebagai politisi Visi-Missi besar untuk bangsa ini. Bisa kita lihat, bagaimana beliau selalu hadir sebagai politisi penyeimbang, dalam menentukan sikap politik dan tentu jelas sikapnya secara politik dalam mengawal kepemimpinan Presiden Jokowi” jelasnya.

Lebih lanjut Ilham mengatakan salah satu contoh kepemimpinan tangan dingin dari Airlangga adalah dengan membentuk Koalisi Indonesia Bersatu sebagai poros penengah diantara 2 poros yang mencoba mengkooptasi Politik Nasional.

“KIB inikan poros alternatif, poros yang mencoba menawarkan solusi agar tidak terjadi perpecahan yang begitu tajam sebagaimana pemilu lalu. Dan terbukti, KIB sekarang menjadi magnet bagi poros-poros politik yang lain dengan ditandai merapatnya beberapa ketum partai yang mencoba mencuri star. Terlebih lagi, kecapakan Airlangga menarik Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat sebagai salah satu Wakil Ketua Partai Golkar. Tentu, langkah Politik Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar akan memberikan electoral yang besar buat partai” sebut ilham dengan optimis.

Untuk itu, dia berharap langkah politik dari Ketum Airlangga harus menjadi acuan politik bagi Ketua-Ketua partai di daerah. Ketum Airlangga harus menjadi teladan politik bagi Ketua-ketua partai di daerah. Mereka para Ketua Partai wajib menyelami dan memahami dengan baik Visi-Missi Politik Ketum. Sehingga, apa yang menjadi agenda utama Ketum tereksekusi dengan baik sampai tingkat terbawah.

“Jadi ketua-ketua partai di tingkat daerah, tidak boleh alpa soal itu,” ingatnya.

Disinggung soal Pilkada dan Pemilihan Legislatif, Ilham juga dengan tegas mengatakan bahwa penentuan kandidat kepala daerah dan Calon Anggota Legislatif harus selaras dengan Visi-Missi Ketum.

“Sebagaimana telah saya sampaikan, electoral partai itu penting. Dan Partai akan mendapatkan electoral yang baik jika Visi-Missi Ketum terimplementasikan dengan baik sampai tingkat bawah,” tuturnya.

Kader Golkar harus mumpuni dan kredibel menjabarkan visi Ketua Umum DPP Golkar ditengah-tengah rakyat. Rakyat adalah urat nadi Partai Golkar dan Partai Golkar harus sungguh-sungguh diusung oleh semua kader sebagai partai politik yang mampu menjawab persoalan publik. Dalam kerangka itulah maka kader golkar harus kaya dengan ide, kecakapan mengkonsolidasi rakyat, mensolidkan kerja perangkat partai, serta memperkuat dan memperluas kerja relawan untuk memenuhi kebutuhan partai golkar dalam memenangkan pemilu 2024.

“Era kini adalah era teknologi digital yang memberi kemudahan bagi kader Golkar untuk mendulang perolehan suara Golkar melampaui kerja politik konvensional yang monoton bahkan ketinggalan zaman,” papar Ilham mantan Sekjen BMMB Jabodetabek.

*Kahaba-01