Kota Bima, Kahaba.- Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bima mulai dikebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima H Muhammad Fakhrunraji memimpin rapat persiapan lahan di Ruang Rapat Sekda, Selasa 6 Oktober 2026.
Rapat tersebut membahas sejumlah langkah yang perlu segera dilakukan, terutama menyangkut kepastian legalitas lahan dan pematangan lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Dalam arahannya, Sekda menekankan 2 hal utama, yakni kepastian status dan sertifikasi lahan serta percepatan proses pematangan lahan.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kota Bima telah memperoleh Surat Keputusan (SK) dari kementerian terkait mengenai pelepasan lahan dengan luas kurang lebih 53 hektare.
Lahan tersebut selanjutnya perlu segera diproses untuk mendapatkan sertifikat sebagai bentuk kepastian administrasi dan legalitas aset daerah.
“Selain persoalan legalitas, proses pematangan lahan mulai dilakukan,” tegasnya.
Sekda berharap Dinas PUPR dapat mendukung proses pembersihan dan persiapan awal lokasi, sehingga lahan siap memasuki tahapan pembangunan.
“Pematangan lahan perlu segera ditindaklanjuti agar persiapan pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan,” kata Sekda.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah, terutama dalam penyelesaian administrasi, penyiapan dokumen serta proses penyerahan dokumen yang berkaitan dengan lahan.
Rapat tersebut dihadiri Bappeda, BPKAD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Sosial, Camat Raba, Camat Rasanae Timur, Kepala Bidang Aset serta sejumlah perangkat daerah terkait.
*Kahaba-01













