Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 6 paket proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang akan dilaksanakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2026. Dari total tersebut, satu paket telah lebih dahulu memasuki tahap penandatanganan kontrak.
PPK SPAM Dinas PUPR Kota Bima Faqih Ashri menjelaskan, proyek SPAM Rite menjadi paket pertama yang ditandatangani kontraknya. Selain itu, terdapat 5 paket SPAM lain yakni SPAM Oimbo, SPAM Rontu, SPAM Tombo, SPAM Nungga dan SPAM Ule.
“Masing-masing paket memiliki nilai anggaran yang berbeda. SPAM Oimbo dialokasikan sekitar Rp1,5 miliar, SPAM Rontu Rp1,05 miliar, SPAM Tombo Rp750 juta, SPAM Nungga Rp675 juta dan SPAM Ule sekitar Rp490 juta,” sebutnya, Senin 15 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh program tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Pengusulan proyek tidak dilakukan secara sepihak oleh pemerintah, melainkan berdasarkan permintaan dan kebutuhan warga setempat.
“Program ini dari usulan masyarakat yang mengajukan permohonan. Setelah diverifikasi dan dinilai layak serta memungkinkan untuk dikerjakan, maka diusulkan melalui DAK,” jelasnya.
Faqih menambahkan, saat ini 5 paket yang melalui proses tender masih berproses di LPSE. Dari jumlah tersebut, 2 paket yakni Oimbo dan Rontu telah menyelesaikan masa sanggah dan tinggal menunggu penandatanganan kontrak.
Sementara itu, 3 paket lainnya harus menjalani tender ulang karena tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan saat proses evaluasi dan klarifikasi.
“Saat klarifikasi masih ditemukan beberapa kekurangan dari peserta, sehingga tidak ada yang memenuhi syarat dan dilakukan tender ulang,” tambahnya.
*Kahaba-01













