Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati H Irfan Zubaidy melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Bima yang berlokasi di kawasan Taman Wisata Pantai Kalaki, Kecamatan Palibelo, Selasa 20 Januari 2026.
Sidak tersebut dimanfaatkan Bupati dan Wakil Bupati untuk membahas berbagai aspek strategis terkait peningkatan kinerja perangkat daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber potensial Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam arahannya, Bupati Bima menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Dirinya secara khusus meminta jajaran Dinas Pariwisata agar lebih serius menyelamatkan dan menjaga aset-aset daerah yang berada di bawah pengelolaan.
“Pengelolaan aset wisata harus ditata dengan baik. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah menjajaki kerja sama pemeliharaan dan pengelolaan destinasi wisata dengan pihak ketiga, agar aset daerah tetap terawat dan memberi manfaat maksimal,” tegas Bupati.
Selain itu, Bupati juga menyoroti perlunya inovasi dan kolaborasi lintas sektor agar destinasi wisata di Kabupaten Bima mampu bersaing dan menarik minat wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Bima H Irfan Zubaidy menekankan pentingnya kebersihan kawasan wisata sebagai faktor utama dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata.
Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan prasyarat mutlak bagi tumbuh dan berkembangnya destinasi wisata.
“Kawasan wisata harus bersih dari berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik. Ini menjadi kunci agar pariwisata kita bisa berkembang dan berdaya saing,” ujarnya.
Wabup juga mengingatkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Bima memiliki sumber daya manusia yang cukup, yakni sekitar 100 pegawai yang terdiri dari 45 PNS serta 55 PPPK dan Non ASN.
Dengan jumlah tersebut, ia meminta jajaran dinas tersebut lebih fokus menggalakkan gerakan kebersihan, dimulai dari lingkungan kantor hingga seluruh kawasan destinasi wisata.
“Kita awali dari kantor, kemudian bergerak ke lokasi-lokasi wisata. Sampah plastik harus dibersihkan secara konsisten, sehingga ke depan kita bisa menerapkan konsep zero waste seperti daerah-daerah lain yang sektor pariwisatanya sudah maju,” terang Wabup.
*Kahaba-01













