Kabar Kota Bima

Pesan Religius Wawali Bima Feri Sofiyan untuk ASN: Kerja Itu Ibadah

48
×

Pesan Religius Wawali Bima Feri Sofiyan untuk ASN: Kerja Itu Ibadah

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima menggelar kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) rutin, dirangkaikan dengan peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah, di Masjid Nur A Latif Kantor Pemkot Bima, Jumat 23 Januari 2026.

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan saat Imtaq di masjid Pemkot Bima. Foto: Ist

Kegiatan Imtaq ini dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, serta ASN.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Bima mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan momentum Imtaq ini sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri, baik bagi PNS, PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu.

“Tanggalkan dulu urusan yang bersifat duniawi. Saya mengajak kita semua menjadikan momentum ini sebagai majelis pembelajaran, muhasabah, dan refleksi diri untuk meningkatkan iman dan takwa,” ajak Feri.

Ia menekankan pentingnya memahami makna perjalanan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW untuk kemudian dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Menurutnya, peristiwa Isra’ merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sementara Mi’raj adalah perjalanan spiritual menuju langit hingga Sidratul Muntaha. Dari peristiwa agung inilah, Rasulullah SAW menerima perintah menegakkan shalat lima waktu sehari semalam.

“Peristiwa spiritual ini mengajarkan kita tentang hubungan dengan Sang Pencipta dan hubungan dengan sesama manusia. Ini menjadi pengingat betapa pentingnya shalat lima waktu sebagai tiang agama,” ungkapnya.

Sebagai pimpinan daerah, Feri Sofiyan juga mengingatkan seluruh aparatur agar terus meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Ia menegaskan, nilai Imtaq bagi ASN tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja keduniawian, tetapi juga bernilai ibadah untuk bekal akhirat.

“Imtaq menjadi benteng moral dan penggerak perilaku ASN agar selaras dengan nilai-nilai syariat Islam dalam pelayanan publik. ASN memiliki dua peran sekaligus, sebagai abdi negara dan sebagai hamba yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh aparatur menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam bekerja.

“Kita adalah satu keluarga, satu tim. Ibarat sebuah kendaraan, semua komponen harus bergerak seirama. Semoga momentum ini menjadi ladang amal bagi kita semua,” imbuhnya.

Sementara itu, tausiah hikmah Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah disampaikan oleh Ustadz Muhammad Hisyam, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran (STIQ) Bima.

Dalam uraiannya, ia menekankan pentingnya memperkuat iman, menjaga shalat, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, khususnya bagi aparatur pemerintahan.

*Kahaba-01