Kabar Kota Bima

Apel Gabungan, Sekda Sentil ASN: Kota Bima BISA Belum Maksimal

20
×

Apel Gabungan, Sekda Sentil ASN: Kota Bima BISA Belum Maksimal

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima menggelar Apel Gabungan di Halaman Kantor Pemkot Bima, Senin 2 Februari 2026. Apel dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, H Muhammad Fakhrunraji.

Sekda Kota Bima saat pimpin apel gabungan. Foto: Ist

Apel Gabungan tersebut diikuti oleh Staf Ahli, Asisten Setda, seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Kota Bima, serta jajaran ASN dan PPPK lingkup Pemerintah Kota Bima.

Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) yang telah berjalan hampir satu tahun masih belum menunjukkan hasil maksimal.

Ia menilai, persoalan utama bukan terletak pada kurangnya program, melainkan pada perilaku aparatur dan masyarakat yang belum sepenuhnya berubah.

“Filosofi Program BISA tidak semata-mata dimaknai secara fisik. Bersih bukan hanya soal bebas dari sampah, tetapi juga bersih dari perilaku menyimpang,” tegasnya.

Sekda mengurai, Indah bukan hanya tampilan kota yang tertata dan sejuk, melainkan juga tercermin dari sikap dan kepribadian masyarakat yang menjunjung tinggi nilai Maja Labo Dahu.

Sehat tidak hanya bebas dari penyakit, namun juga sehat dalam pola pikir dan perilaku, khususnya dalam menyeimbangkan hak dan kewajiban.

Sementara Asri dimaknai sebagai kota yang nyaman, damai, serta kehidupan masyarakat yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

“Untuk mewujudkan Kota Bima yang BISA, perubahan perilaku adalah kunci utama. Pimpinan dan atasan harus menjadi teladan,” tegas Sekda.

Ia juga mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk berperan sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, jika seluruh aparatur mampu menjadi contoh yang baik, maka Program Kota Bima BISA akan terwujud secara nyata.

Pada kesempatan itu, Sekda turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atas berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan dalam mendukung Program Kota Bima BISA.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perubahan perilaku harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, serta menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan kota.

“Mari kita evaluasi dan renungi bersama. Dengan jumlah ASN yang ada di Kota Bima, saya yakin jika semuanya menjadi agen perubahan, maka Program Kota Bima BISA dapat tercapai,” ajaknya.

Menutup amanatnya, Sekda mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyelesaikan tugas dan tanggung jawab, terutama dalam menuntaskan kinerja pada periode sebelumnya.

*Kahaba-01