Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kecamatan Rasanae Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, Selasa 17 Maret 2026, di aula kantor setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Rasanae Timur Imam Ardi Susanto, Kepala Bappeda Kota Bima Syarif Rustaman, Kapolsek Rasanae Timur Kuntho T Prakoso, Danposramil Setiawan, serta para lurah dan perwakilan LPM se-Kecamatan Rasanae Timur.
Dalam sambutannya, Camat Imam Ardi Susanto menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang tahun ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk mendorong pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Kami tetap berupaya maksimal menyukseskan program pembangunan, meskipun dalam kondisi keterbatasan anggaran. Melalui Musrenbang ini, kita rumuskan bersama skala prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pemerintah kelurahan yang telah menuntaskan tahapan Musrenbang di tingkat kelurahan, sehingga dapat dilanjutkan ke tingkat kecamatan.
Adapun tema Musrenbang kali ini adalah “Terwujudnya Kecamatan Rasanae Timur yang maju dan bermartabat melalui pengelolaan lingkungan yang Bersih, Indah, Sehat dan Asri.” Tema tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Bima Syarif Rustaman memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Musrenbang dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.
Ia menjelaskan, seluruh usulan masyarakat akan dibawa ke forum Musrenbang tingkat kota yang direncanakan berlangsung pada April mendatang.
“Semua usulan akan diverifikasi dan divalidasi bersama perangkat daerah. Untuk usulan teknis, akan dibahas lebih lanjut dengan OPD terkait,” jelasnya.
Syarif menambahkan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Ia memastikan setiap aspirasi masyarakat akan diperjuangkan, dengan tetap menyesuaikan pada ketersediaan anggaran.
“Usulan masyarakat akan kita dorong agar bisa terakomodir melalui APBD Kota, Provinsi maupun APBN, sesuai kemampuan anggaran yang ada,” pungkasnya.
*Kahaba-04













